oleh

Tong Sampah Masih Minim, TPA Beralih Fungsi

PALAS-Mitanews,-
Mewujudkan Sibuhuan sebagai kota bersih dari sampah sepertinya masih jauh dari harapan. Sebagai ibukota Kabupaten Palas, keberadaan tong sampah saja masih minim. Tidak jarang ditemui sampah berserakan. Baik di pinggir jalan, maupun tempat umum lainnya.

Kabid Pengendalian dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ongku Bosar Daulay kepada awak media, Kamis (6/9) membenarkan kekurangan wadah sampah tersebut. Idealnya, untuk sampah rumah tangga harus ada satu per rumah tangga.
Nyatanya, diperkirakan hanya ada berkisar 500 buah tong sampah. Itu pun berada seputar Barumun saja. Termasuk 400 buah tong sampah pengadaan tahun ini (2018, red).

Memang, tong sampah bulat berwarna kuning ini banyak ditemukan difungsikan untuk hal lain. Banyak juga yang hilang. Bahkan pernah ditemukan di pengumpul barang bekas.

“Paling banyak saat ini berkisar 500 lagi. Itupun hanya di Barumun, wilayah yang kita kelola,” terang Ongku.
Diakui Kabid berkumis ini, target PAD dari retribusi sampah akan sulit menagihnya dari warga dengan tidak tersedianya tong sampah itu. Hanya warga yang terdaftar menerima tong sampah itu saja yang tertagih.

“Nggak mungkin lah kita tagih warga yang tak ada tong sampahnya,” tukas Kabid.
Meski demikian, dari Rp50 juta target yang ditetapkan, hingga September ini sudah tercapai Rp 27 juta. Diperkirakan target itu masih tercapai hingga akhir tahun nanti.

Tempat Pembuangan Akhir sampah di Desa Sangkilon Kecamatan Lubuk Barumun juga jadi soal yang serius. Pasalnya dari 5 hektar lahan TPA tersebut, kini hanya tinggal berkisar 2 hektar saja.

Lahan tersebut sebagian besar kini beralih jadi kebun sawit. Diduga warga setempat mengambil alih lahan TPA ini untuk dijadikan kebun.

“Sekarang banyak sawit di situ. Paling tinggal dua hektar lagi,” sebutnya.

Menurut Kabid ini, baiknya sigap membuat pagar pembatas TPA tersebut. Jika tidak, lamban laun akan semakin menjadi-jadi.

“Untuk itulah perlu harusnya dipagar, pernah kita ajukan (anggaran, red) tapi ditolak,” ungkapnya mengingatkan TPA 3 ton sampah perhari itu. (Tonang)

Foto: Ongku Bosar Daulay, Kabid Pengendalian dan Pengelolaan Sampah.

Komentar

News Feed