oleh

Perang Tanding, Rudi Tewas Ditombak Poken

MitaNews.MEDAN,-

Perang tanding antara dua pria berakhir tragis, Rudi Canly (51) tewas ditombak oleh Sudirman Siregar alias Poken (47).

Peristiwa tragis antara dua tetangga yang tinggal di Jalan Rumah Sakit Haji Ujung Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang itu dipicu oleh suara musik.

“Pada hari Sabtu, 27 Juli 2019 sekira pukul 18.30 Wib terdengar suara musik yang hidup terlalu keras dari dalam rumah Dirman (pelaku). Lalu terdengar ada suara keributan di luar rumah pada saat itu pelaku lagi mandi di kamar mandi setelah selesai mandi lalu pelaku mengecilkan volume musik, selang tidak berapa lama istri dari Rudi (korban) yang bernama Ani Jumiati mencaci maki dan menyuruh mematikan musik tersebut karna dia mau salat magrib,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto SH, Minggu, (28/7/2019).

Kemudian, lanjut dijelaskan Kompol Subroto, korban datang dan menantang pelaku sambil mencaci maki.

“Saat itu, pelaku menerima tantangan dari korban, dan pada saat pelaku akan memukul korban dengan tangannya korban lari ke dalam rumahnya dan keluar lagi membawa sebilah tombak dan mencoba menyerang pelaku tetapi pelaku melempar korban dengan batu bata yang mengenai kepala korban di bagian atas mata sebelah kiri sehingga membuat korban terjatuh,” jelas Subroto.

Lalu, mantan Kasubbag Humas Polrestabes Medan ini menerangkan, pelaku merebut tombak dari tangan korban dan menikamkannya ke dada sebelah kanan dari korban.

“Melihat korban berlumuran darah karena ditombak, warga yang menyaksikan peristiwa itu langsung melerainya dan korban dibawa ke Rumah Sakit Haji yang tak jauh dari lokasi kejadian,” terangnya.

Namun naas, disebutkan Kapolsek, korban meninggal dunia setelah mendapt perawatan selama lebih kurang 30 menit.

“Tim Pegasus (Penanganan Gangguan Khusus) dipimpin Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat laporan adanya kasus pembunuhan tersebut langsung menuju lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi,” sebut Kapolsek.

Selanjutnya, kata Kompol Subroto, berdasarkan keterangan sejumlah saksi tersebut, petugas akhirnya berhasil meringkus tersangka dari kediaman orang tuanya di kawasan Perumnas Mandala.

“Imbas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 jo Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman minimal 15 tahun penjara dan maksimal seumur hidup,” pungkas orang nomor satu di Mapolsek Percut ini.(mn.09)

Komentar

News Feed