oleh

Tiga Tersangka Kasus Korupsi TSSS dan TRB Kembali di Tetapkan Kejatisu

MitaNews.Medan,-

Tiga Tersangaka Dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pembangunan Tapian Siri Siri Syariah (TSSS) dan Taman Raja Batu Tahun (TRB) tahun anggaran 2016-2017 lalu di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditahan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“Benar pada hari ini, Selasa tanggal 10 September 2019 pukul 15.00 WIB Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menahan tiga (3) tersangka yakni, SD (46) laki-laki Jabatan Plt.Kepala Dinas PU Tata Ruang Kabupaten Madina,
NS (45) laki-laki jabatan PNS di Dinas PU Madina selaku PPK LS (48) wanita jabatan PNS di Dinas PU Madina selaku PPK” kata kasipenkum kejaksaan tinggi (Kejati) Sumut Sumanggar Siagian.SH, kepad Wartawan, selasa (10/09/2019).

Modus operandi beber Sumanggar, bahwa pada tahun 2016, Kabupaten Madina memulai pembangunan Tapian Siri Siri. Selanjutnya pada tahun 2017 dilakukan pembangunan Taman Raja Batu tanpa ada kontrak terlebih dahulu. Sehingga proses pencairan dana kepada pelaksana pekerjaan dilakukan oleh pejabat pengadaan untuk merekayasa administrasi pengadaan langsung, seolah-olah penyediaan barang jasa melalui metode pengadaan langsung benar dilaksanakan.

“Pekerjaan pelaksanaan pembangunan proyek tersebut berada di daerah aliran sungai (DAS) dan sempadan sungai Aek Singolot. Dan masih berada dalam DAS sungai Batang Gadis yang tidak boleh mendirikan bangunan permanen,” papar Sumanggar lewat Whatsap selulernya.

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan pembangunan proyek tersebut yang melawan hukum telah mengakibatkan kerugian keuangan negara daerah Kabupaten Madina antara lain, Fisik pembangunan pekerjaan umum sebesar Rp 534.276.000 kedua adalah alat berat Rp. 2.296.000.000, dan total kerugian keuangan negara Rp. 2.830.270.000

“Diduga Pasal yang dilanggar Pasal 2 Ayat 1 Junto pasal 3 junto pasal 18 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah diubah dengan UU No. 20 tahin 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana”

“Sesuai dengan surat perintah penahanan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tanggal 10 September 2019,
dilakukan penahanan terhadap tiga (3) tersangka dan selama 20 hari ke depan tersangka dititipkan ke LP Tanjung Gusta” terangnya

Pantauan Wartawan, ada yang terlihat aneh kepada Plt.Kadis PU-PR Madina (SD) tersangka, saat keluar dari gedung Kejaksaan tinggi sumatera utara, terlihat SD dengan bangga mengangkat telunjuknya ke atas di depan wartawan.
(MN.07)

Komentar

News Feed