oleh

Kabut Asap di Paluta kian ‘Menyiksa’ warga

Mitanews.Paluta,-

Kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Padang Padang Lawas Utara (Paluta) dan sekitarnya kian parah. Warga mulai resah, bermacam keluhan dari gangguan kesehatan hingga aktivitas sehari-hari terganggu.

Di wilayah Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak dan sekitar misalnya, tampak kabut asap semakin jelas hingga permukaan tanah.

“Wah, ini nampaknya kabut asap semakin banyak saja, lebih parah dari sebelumnya,” kata Hasanul Mei Harahap, salah satu warga desa Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak, Minggu pagi.

Pria yang akrab disapa dengan Sutan Sidakkal ini khawatir melihat kondisi asap yang kian hari semakin parah.

“Mata saya mulai perih, penanaman palawija ditunda, takut rusak karena tidak ada sinar matahari,” imbuh pria yang aktivitas sehari-harinya adalah bertani.

Saat ini katanya, setiap bepergian ke luar rumah ia selalu memakai masker yang ia dapatkan dari pembagian masker gratis yang dilakukan berbagai pihak dan komunitas yang ada di wilayah Gunung Tua dan sekitarnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Aek Godang, sebaran asap dari Riau menuju Padang Lawas Utara kian parah. Jika pada sepekan terakhir jarak pandang (Visibility) di Aek Godang dan sekitarnya 3-5 kilometer.

“Saat ini di Aek Godang sekitarnya dikelilingi asap. Jarak pandang (visibility) 500 meter. Arah angin dari Timur Laut menuju Timur yang menyebabkan sebaran asap dari Riau ke Aek Godang dan sekitarnya. Hari ini penerbangan Wings dan Citilink dicancel akibat asap,” seperti dikutip dari pesan WhatsApp Forecaster Stasiun BMKG Aek Godang, Regina Damanik Ambarita S.Tr, kepada wartawan, Minggu (22/9).

Dihimpun dari beberapa sumber, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menggelar rapat koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (20/9) lalu. Gubernur memerintahkan setiap kabupaten/kota harus membentuk posko kesehatan akibat asap karhutla dan membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak.

Hadir dalam rapat tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, mewakili unsur Forkopimda, Bupati/Walikota se-Sumut. (mn.08).

Komentar

News Feed