oleh

Ingin Jadi Hafizh? Ada Pesantren Wadi Al-Qur’an Sidimpuan

MitaNews. PADANGSIDIMPUAN.-

MENJADI Hafizh Qur’an sudah menjadi trend bagi sebagian remaja muslim saat ini. Mereka sudah ikut merasa prihatin dengan dekadensi moral anak bangsa dan generasi muda Islam yang semakin mengkhawatirkan.

Selain itu krisis multidimensi menyebabkan bangsa ini mengalami krisis kepemimpinan yang diharapkan umat dan bangsa. Itu terjadi karena kualitas beragama para individu dari anak bangsa ini dari tahun ke tahun makin merosot.

Umat Islam makin jauh dari ajaran agamanya. Selain bidang ibadah yang tidak sesuai dengan pedoman yang ditetapkan Allah, dalam hal ini Al-Qur’an dan Hadits atau sunnah Rosulullooh, pola hidup sehari-hari yang seyogyanya meneladani cara hidup Rosulullooh, dengan bangga ditabrak para individu yang mengaku muslim itu sendiri.

Solusi yang tepat untuk masalah tersebut menurut sebagian ulama dan cendekiawan muslim yang istiqomah adalah memperbaiki mental dan moral remaja muslim sejak dini. Caranya menumbuhkan rasa cinta Al-Qur’an dalam hati kaum generasi penerus bangsa ini.

Upaya itu mulai berhasil yang ditunjukkan dengan makin menguatnya keinginan remaja muslim menjadi hafizh/hafizhoh. Itu termasuk di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Provinsi Sumatera Utara atau Sumut, bahwa keinginan yang kuat tersebut membuat mereka sudah ada yang pergi ke Pesantren di kota-kota besar di Tanah Air, seperti DKI Jakarta, Medan dan Padang, bahkan ada yang ke luar negeri.

Melihat makin tingginya keinginan remaja muslim untuk menjadi hafizh/hafizhoh itu telah menjadi dasar pemikiran bagi Ustad H. Irpan Azhari Gultom, Lc atau Buya Syaikh mendirikan Pesantren Tahfizh Wadi Al-Qur’an Padangsidimpuan yang berlokasi di Aek Tobu, desa Batang Bahal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Bagi remaja muslim yang berkeinginan kuat untuk menjadi Hafizh/Hafizhoh di Tabagsel tidak perlu ke daerah lain apalagi ke kota-kota yang jauh, tanpa kontrol orangtua dan dekat dengan keramaian kota besar yang membuat bising sehingga tidak khusyu’ dalam proses belajar mengajar terutama menghafazh Al-Qur’an.

Pondok Pesantren Tahfizh Wadi Al-Qur’an Batang Bahal telah meluluskan tiga orang Hafizh Al-Qur’an di usianya yang baru satu tahun pendidikan sejak beroperasinya sejak tahun 2019/2020 yang lalu. Ini artinya, Pesantren Tahfizh Wadi Al-Qur’an pimpinan Buya Syaikh sudah berprestasi melahirkan hafizh baru yang menambah deretan para hafizh/hafizhoh Al-Qur’an 30 juz.

Prestasi tersebut diharapkan akan menjadi daya tarik bagi keluarga yang sudah bercita-cita besar ingin putra/putrinya menjadi hafizh/hafizhoh. Tentunya eksistensi Pondok Pesantren Tahfizh Wadi Al-Qur’an Batang Bahal, Kota Padangsidimpuan yang fenomenal ini merupakan peluang yang sangat baik bagi kaum muslimin di seluruh pelosok Tabagsel. Era yang serba kompleks sekarang ini menuntut umat Islam untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini. (balyan kadir).

Komentar

News Feed