oleh

Pemkab Cianjur Rapat Penanganan Covid -19

MitaNews.Cianjur,-

Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman pimpin acara rapat Upaya Pencegahan Dampak virus Corona terkait kebijakan pemerintah kabupaten Cianjur dalam rangka menangani dampak perekonomian dari Covid-19 dengan pemberian sembako bagi masyarakat miskin dan penentuan status ODP juga PDP harus juga berdasarkan hasil laboratorium. Bale Praja, 27/03/20.

Plt Bupati Cianjur, menyampaikan pemkab Cianjur akan terus berupaya dari dampak Covid -19 dan kebijakan yang diambil untuk menekan penyebarannya. Ekonomi sekarang pasti turun. Contoh kecilnya yang berjualan di sekolah, sekolah libur mereka tidak bisa berjualan. Karena itu di tengah imbauan untuk tetap dirumah, kita juga harus perhatikan dan pikirkan bagaimana maasyarakat memenuhi kebutuhannya.

Pemerintah punya anggaran, sudah ada instruksi dari pusat dan gubernur juga untuk bisa menggeser anggaran untuk antisipasi covid 19 dan dampaknya. Kita sudah maping anggaran, apa yang tidak perlu atau bisa ditunda bisa alihkan dulu, untuk masyarakat terdampak covid 19.

Plt Bupati berpesan bahwa para Camat tolong cek warganya, bagaimana kehidupannya, adakah yang lapar, atau kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya. Catat, dan kumpulkan data. Pemkab akan memberi bantuan sembako, isinya Beras, minyak goreng, sarden, mie instan.

Pemkab telah membagi tugas, tim sembako asisten 2, Kesehatan koordinatornya asisten 1, administrasi keuangan asisten 3. Target nya diutamakan bagi mereka yang tidak dapat bantuan sembako dari pusat dan PKH. Itu akan kita lakukan sampai situasi kondusif . Penyalurannya dari Dinas sosial- kecamatan- langsung ke rumah-rumah. Untuk tahap awal telah disiapkan 6500 paket.

Untuk kepala puskesmas dan jajarannya, tolong mengenai informasi Covid 19, jangan main sebar atau beri label positif atau negatif, sebelum ada hasil laboratoriun yang valid. Informasi status ODP dan PDP pun disematkan pada pasien atas diskusi tim dokter. (RT)

Komentar

News Feed