oleh

Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sumut Datangi Polres Kota Sibolga Terkait Dugaan Penyelewengan Bantuan Sembako Covid-19 Dari Pemprov Sumut.

MitaNews.Sibolga,-

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Rahmansyah Sibarani didampingi beberapa anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendatangi Kantor Polres Kota Sibolga terkait kebenaran informasi dugaan penyelewengan bantuan Covid-19 dan dugaan diperjual belikannya bantuan sembako Covid-19 yang bersumber dari Provinsi Sumatera Utara yang diduga dilakukan oleh oknum pihak kelurahan di Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga. DPRD Provinsi Sumatera Utara juga harus bertanggungjawab penuh apabila informasi ini benar-benar terjadi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani didampingi rekan-rekannya anggota DPRD Sumut lainnya saat berada di Kantor Polres Kota Sibolga, pada Jum’at (03/07/2020) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.

Pimpinan DPRD Sumut beserta rekan-rekannya mendadak mendatangi Kantor Polres Sibolga setelah membaca berita di beberapa media online pada Kamis (02/07/2020) malam terkait dugaan informasi adanya penyelewengan dqn jual-beli bantuan sembako Covid-19 yang bersumber dari Pemprov Sumut oleh oknum di Kelurahan Pancuran Bambu.

“ Apa bila informasi ini benar, kami minta kepada pihak kepolisian agar wajib segera diproses. Kami juga sangat mengapresiasi sikap tegas Polres Kota Sibolga yang tanggap dan peka atas laporan masyarakat ini. Bantuan Covid-19 dari Pemprov Sumut diajukan oleh Pemko Sibolga dan diterima oleh Pemko Sibolga. Siapapun yang bermain-main dengan bantuan sembako covid-19 ini, apalagi sampai berani menyelewengkan dan memperjual belikan bantuan covid-19 ini, Walikota Sibolga selaku Kepala Daerah dan Ketua Gugus Tugas harus bertanggungjawab penuh,“ tegas Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani dan diamini oleh anggota DPRD Sumut lainnya.

“Besok pagi (Jum’at, 03 Juli 2020_red) kami akan kembali mendatangi Polres Kota Sibolga meminta penjelasan dan kebenaran terkait informasi yang saat ini sedang viral dan telah beredar di media online dan media sosial. Apabila informasi itu benar, kami pastikan, bahwa kami akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sepulang dari Kota Sibolga ini. Walikota Sibolga selaku Kepala Daerah dan juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 akan kami panggil, begitu juga Kapolres Kota Sibolga melalui Polda Sumut juga akan kami minta hadir,“ ungkap Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ronny Reynaldo Situmorang, salah satu anggota DPRD Sumut yang juga turut hadir ke Polres Kota Sibolga.

“Kalau masalah ini benar, Walikota Sibolga harus mengambil tindakan tegas kepada semua pihak terkait, baik Kepala BPBD, Camat maupun Lurah. Bila ada ASN yang terlibat, harus diambil tindakan tegas, ini tidak boleh dipermainkan. Kami juga akan surati Mendagri apabila ada ASN yang terlibat agar segera dipecat, “ jelas Ronny Situmorang yang juga pernah membongkar kasus kecurangan tentang kurangnya timbangan paket bantuan covid-19 asal Pemprov Sumut di Kabupaten Simalungan beberapa waktu yang lalu.

Pantauan MitaNews.co.id di Polres Kota Sibolga, terlihat beberapa Anggota DPRD Sumut juga turut hadir bersama Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, yakni Aulia Aqsa (Gerindra), Ronny Reynaldo Situmorang (NasDem), Yahdil Khoir Harahap (PAN). Selain itu, terlihat juga Pansus Covid-19 Sumut yang juga anggota DPRD Sumut, Tangkas M Lumbantobing juga turut hadir.

Sayangnya pihak Polres Kota Sibolga meminta agar DPRD Sumut dapat kembali hadir hari Jum’at, 03 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 WIB pagi hari dikarenakan petugas kepolisian terkait tidak berada ditempat.

Untuk diketahui, sebelumnya 17 Anggota DPRD Sumut tersebut sedang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan monitoring di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
(mn.16)

Komentar

News Feed