oleh

LP MA’ARIF Dan PMNU Inisiasi Terbentuknya Kreatif Anak Bangsa Yang Sholeh Di Palas

MitaNews, PADANGLAWAS.-

Lembaga Pendidikan (LP) MA’ARIF dan Penggerak Muda Nahdlatul Ulama (PMNU) Palas menginisiasi terbentuknya kreatifitas anak bangsa yang sholeh. Inisiasi itu dilakukan melalui digelarnya Pentas Seni tingkat Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Padang Lawas berlangsung di aula Pondok Pesantren Aek Hayuara Sibuhuan, Ahad, (13/09/2020).

Ketua Tanfizhiyah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Palas, Drs. H. Syafaruddin Hasibuan, MA saat membuka acara itu dalam bimbingan dan arahannya mengatakan, beginilah yang ditunggu-tunggu dan diharapkan PCNU Palas dari 16 lembaga otonom NU. Mereka yang bisa bergerak pada bidangnya maka untuk itu setiap lembaga yang melaksanakan kegiatan, PCNU siap mendukung penuh, baik secara material maupun pemikiran untuk mewujudkan hal-hal yang bermanfaat apalagi bersifat untuk keumatan.

“Untuk itu kami atas nama PCNU Palas mengucapkan terimakasih kepada panitia begitu juga dengan LP MA’ARIF bekerjasama dengan PMNU Palas yang sudah melaksanakan kegiatan ini dan siap berjuang bersama LP MA’ARIF dan PMNU Palas,” kata Syafaruddin Hasibuan.

Ketua PMNU Palas, Hamdan dalam sambutannya pada kesempatan itu mengatakan, PMNU Palas didirikan pada 1 Maret 2020 dan merupakan benih cipta dari hasil PKPNU yang diikuti sembilan pemuda. Pendirian wadah ini digagas Ayahanda pengurus NU Palas sebagai kesepakatan bersama untuk menjadikan Wadah Pemuda/i ASWAJA di PMNU Kabupaten Padanglawas.

“Untuk itu saya nyatakan sangat merasa terharu atas terlaksananya kegiatan yang sangat bermakna ini. Sebagai kebanggaan terhadap terlaksananya kegiatan ini, sata membuat semboyan dengan semangat. Bahwa jika 10 pemuda Bung Karno siap guncang dunia, maka PMNU dengan sembilan pemuda pencetus utama PMNU Palas, harus siap ASWAJAKAN Padanglawas,” tegas Hamdan.

Dikatakan, dan juga melihat pemuda yang mendukung penuh dari pemuda yang belum mengikuti kaderisasi PMNU juga siap penuh berkontribusi dalam berjuang bersama dengan PMNU Palas. Karena Tim Pencetus Utama PMNU hanya sembilan pemuda namun kegiatan ini terlaksana dengan 20 personil kepanitiaan.

“Untuk itu, dalam kesempatan ini sebagai Ketua PCNU, saya berpesan agar siapa-siapa saja nantinya yang menjadi pemenang dalam lomba Pentas Seni ini, kiranya jangan dijadikan sebagai ajang persaingan mental. Akan tetapi jadikanlah ini semangat kita sebagai perayaan Tahun baru Islam tahun 1442 Hijriyah sesuasi dengan nama kegiatan “Pentas Seni” dalam rangka merayakan tahun baru Islam,” tegas Hamdan.

Ketua LP MA’ARIF NU Palas, H. Abror Hasibuan yang turut memberikan sambutan mengatakan, bahwa pelaksanaan Pentas Seni ini adalah bentuk wujud nyata kepedulian LP MAARIF NU dan PMNU Palas terhadap anak-anak yang berbakat guna menyentuh karakternya dengan Pentas Seni ini agar terciptanya generasi yang kereatif.

“Itu sesuai dengan tema kegiatan Pentas Seni ini, yaitu “Membentuk Kreatif Anak Bangsa yang Sholeh”. Sehubungan dengan itu, kita juga siap mendukung penuh kegiatan ini, karena kalau bukan kita yang memberikan mereka semangat, siapa lagi yang harus memperhatikan anak-anak kita yang ada di Palas, terutama anak-anak di tingkat MDA, MI yang akan kita perlombakan hari ini,” katanya.

Abror Hasibuan juga mengatakan, Insyaa Allah jika diberi kesempatan oleh Allah, LP MAARIF NU juga akan membuat pelatihan kepada guru-guru MDA dan MI karena kalau gurunya tidak dilatih, maka ada juga nanti kejanggalan dari upaya transfer ilmu kepada anak didiknya. Tetapi kalau gurunya sebagai tenaga pendidik sudah dilatih untuk menjadi guru yang semakin berkualitas, maka akan bisa mencapai pendidikan yang diharapkan.

Menurut Abror, ini perlu dikaji secara matang, karena pendidikan merupakan hal yang harus mendapat perhatian yang serius termasuk dari wadah seperti NU melalui LP MAARIF NU untuk mempersiapkan mental dan moral generasi bangsa ini di masa-masa yang akan datang.

Ketua Panitia Pentas Seni LP MAARIF NU dan PCNU Palas, Rizky Putra Mulia pada acara itu melaporkan, bahwa terbentuknya acara ini tak lepas dari semangat dan kontribusi dari masyarakat Padanglawas untuk ikut serta dalam pelaksanaan acara ini.

“Untuk pendanaan pelaksanaan ini bersumber dari bantuan para ayahanda di PCNU, LPMA’ARIF, PMNU, masyarakat yang antusias dan tidak mengikat, juga dari biaya administrasi setiap peserta waktu pendaftaran. Sedangkan kepanitiaan terdiri dari 20 personil termasuk pemuda dari masyarakat Palas, dari mahasiswa yang tergabung di Himpuan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan tim pencetus PMNU Palas,” demikian Rizky Putra Mulia mengakhiri laporannya. (Balyan kd).

Komentar

News Feed