oleh

Wakil Bupati Darwin Sitompul Pimpin Operasi Yustisi Bersama Tim Gabungan TNI, Polri dan Pemkab Tapanuli Tengah

MitaNews.TAPANULI TENGAH – Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul pimpin Tim Gabungan TNI, POLRI dan Pemkab Tapanuli Tengah dalam Operasi Yustisi dalam rangka Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, bertempat di Depan Pos Lantas Pandan, Jalan Sibolga – Padang Sidimpuan Kelurahan Sibuluan Baru Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Senin (14/09/2020) pagi.

Operasi Yustisi ini dilaksanakan serentak seluruh Indonesia pada hari ini, tanggal 14 September 2020 dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Sebelum pelaksanaan Operasi Yustisi ini, sebanyak 100 personil gabungan yang terdiri dari Pihak TNI, Polri dan Pemkab Tapanuli Tengah itu terlebih dahulu melaksanakan apel di depan Pos Unit Lalu Lintas Sat Lantas Pandan.

Usai pelaksanaan apel, para personil langsung melaksanakan razia masker terhadap para pengendara motor maupun pengemudi mobil yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul didampingi Kapolres Tapteng, Dandim 0211/TT, Danlanal Sibolga, mewakili Dansatradar 234 Tapteng dan mewakili Dandenpom 1/2 Sibolga. Alhasil, beberapa pengguna jalan berhasil terjaring razia dan hanya diberikan sanksi teguran dan pembinaan karena tidak memakai masker.

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul didampingi Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicolas Dedy Arifianto, SH, S.I.K, MH. Dandim 0211/TT Letkol Inf. Dadang Alex S.Sos, Danlanal Sibolga Letkol Andris Benhart Marimbun Simare-mare, dan yang mewakili Dansatradar 234 Tapanuli Tengah menyampaikan,

“Tujuan pelaksanaan Operasi Yustisi ini adalah disamping untuk mengantisipasi dan menekan angka penyebaran Corona Virus Diseasev2019 (Covid-19) di Kabupaten Tapanuli Tengah, Operasi Yustisi ini juga kita laksanakan dalam rangka mensosialisasikan Intruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah ini. Disiplin harus ditingkatkan, karena kesehatan adalah hal yang paling utama,” kata Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul.

“Saat ini kita masih memberikan teguran dan pembinaan saja serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan berjanji akan menerapkan Disiplin Protokol Covid-19, kepada setiap masyarakat yang terjaring operasi karena tidak memakai masker. Namun setelah kita berikan teguran dan pembinaan ini ternyata masih juga melanggar, maka akan kita berikan sanksi dan tindakan tegas bagi masyarakat dan pengguna jalan yang tidak memakai masker dan tidak menerapkan Disiplin Protokol Covid-19 sesuai Peraturan Bupati (Perbup) nantinya,” tegas Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah dimanapun berada, agar saat bepergian keluar dari rumah untuk tetap memakai masker, sering-mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, tetap menjaga jarak, dan hindari kerumunan massa,” harap Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul.

Sementara itu, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicholas Dedy Arifianto, SH, S.I.K, MH menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Utara tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan Penggunaan Masker.

“Pelaksanaan kegiatan Operasi Yustisi ini berdasarkan Undang – undang Kepolisian Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor : STR/358/VI/OPS.2./2020, tanggal 26 Juni 2020 Jukrah pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor : STR/482/IX/KES.7./2020, tanggal 07 September 2020 Jukrah Penggunaan Masker, dan Surat Perintah Kapolres Tapteng Nomor : Sprin/736/IX/Ops.1./2020, tanggal 14 September 2020 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Masyarakat dengan cara Himbauan memakai Masker, menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak dan untuk tidak berkumpul guna mencegah penyebaran Covid-19 di Wilayah Kab. Tapanuli Tengah,” ucap Kapolres Tapteng AKBP Nicholas Dedy Arifianto, SH, S.I.K, MH.

“Adapun tindakan yang diberikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan Masker dan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan adalah dengan cara teguran dan sanksi sosial berupa, Mencuci tangan, Mengalungkan kertas yg bertuliskan “Jangan Tiru saya tidak pakai masker”, Memegang Plang bertuliskan cuci tangan, hindari kerumunan, pakai masker, cuci tangan. Sanksi ini hanya sebagai langkah pembinaan saja. Namun kedepan, kita akan berikan sanksi tegas bagi masyarakat yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama kepada masyarakat yang tidak memakai masker saat keluar rumah,” jelas Kapolres Tapteng AKBP Nicholas Dedy Arifianto, SH, S.I.K, MH.

“Tujuan Pelaksanaan Operasi Yustisi ini adalah untuk melakukan Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. Merubah Pola Hidup Baru/Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah ditengah Pandemi Covid-19 dan agar masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah tetap mengikuti Protokoler Kesehatan dari Pemerintah apabila melakukan kegiatan di luar Rumah dengan melakukan kebiasaan memakai Masker, Melakukan Physical Distancing, dan melakukan Sosial Distancing. Guna Pencegahan dan Penyebaran Pandemi Covid-19,” ungkap AKBP Nicholas Dedy Arifianto, SH, S.I.K, MH mengakhiri.

Untuk diketahui, situasi saat pelaksanaan Operasi Yustisi itu bahwa masih ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan Masker pada saat melakukan kegiatan dan aktifitas diluar rumah. Masyarakat masih belum menyadari akan Bahaya penyebaran Covid-19, dan kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan Kondusif.

Turut hadir dalam Operasi Yustisi ini, Kabag Ops Polres Tapteng, Para Kasat jajaran Polres Tapteng, personil Polres Tapteng, personil Kodim 0211/TT, personil Denpom 1/2 Sibolga, personil TNI AL, personil TNI AU, personil BPBD Tapteng, Personil Dinkes Tapteng dan personil Paurkes Polres Tapteng.
(mn.16).

Komentar

News Feed