oleh

TRS Jalani Tahanan 1,5 Tahun Terbaring Lemah

MitaNews,Labusel,-

TRS warga binaan kasus narkoba dengan vonis masa tahanan 4 tahun lebih, dan setelah menjalani masa tahanan 1,5 tahun di Kalapas III kota Pinang menderita sakit yang berkepanjangan.

TRS warga binaan Lapas III Kota Pinang kondisinya sangat memprihatikan, dengan kondisi terbaring lemah dan tidak berdaya akibat sakit bagian dalam yang dialaminya

Ibu Roslidame boru Sirait (orang tua kandung) saat di konfirmasi langsung di RSUD , Minggu 20/09/2020) mengatakan ” setelah menjalani vonis sekitar 1,5 tahun anak saya sakit, dan semua biaya perobatan anak saya dari kantong kami sendiri. Bahkan sudahv berobat di berbagai RS di Medan, semua datanya lengkap pak sambil menunjukkan berkas RS Royal Prima dan yang lainnya”.

Penasehat hukum muda Ahmad Hussein Sofyan Rambe SH MH mengatakan bahwa di PP no 58/1999 di pasal 24 ayat 6 tentang hak daripada warga binaan dan disana jelas diatur yang artinya warga binaan mendapatkan hak nya terkhusus hak perawatan maupun perobatan semua di tanggung oleh negara melalui prosedur tertentu melalui ajuan Kalapas. Apabila benar kasus yang dialami oleh TRS maka ada dugaan kinerja Kalapas III Kota Pinang melanggar SOP tata cara pelaksanaan hak dan kewajiban warga binaan” ujarnya.

Sementara itu Kalapas III Kota Pinang Edison Tampubolon saat di konfirmasi via WhatsApp nya belum ada jawaban konfirmasi awak media walau slide penunjuk waktu di WhatsApp menyatakan konfirmasi terakhir dilihat oleh beliau pukul 08.28 WIB (22/09/2020).

Komentar

News Feed