oleh

Sepasang Suami Istri Warga Muara Nibung Dilaporkan Hilang Kontak Dilaut Saat Perjalanan Pulang Dari Pulau Mursala

MitaNews.MUARA NIBUNG – Sepasang suami-istri warga Lingkungan I Kelurahan Muara Nibung Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) atas nama Masyus Daeli (43 Tahun/Suami) dan Kasinia Lase (45 Tahun/Istri) dikabarkan hilang kontak saat perjalanan pulang dari Pulau Mursala menuju Kelurahan Muara Nibung menggunakan perahu kecil (kutuk-kutuk_red) pada hari Senin (12/10/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Foto suami istri yang hilang kontak

Hal ini disampaikan Lurah Muara Nibung Saikhul Alam Gea, A.Md didampingi Tokoh masyarakat Kelurahan Muara Nibung kepada MitaNews.co.id di Kantornya, pada Selasa, (13/10/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

“Informasi hilang kontak ini pertama kali dilaporkan oleh anak korban bernama Resy Yanti Daeli (20 Tahun) kepada saya selaku Lurah di Muara Nibung pada hari Selasa sore (13/10/2020) pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya saya bersama Kepala Lingkungan dan Tokoh Masuarakat serta masyarakat nelayan melakukan musyawarah untuk upaya melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang kontak itu, pada hari Rabu besok (14/10/2020) pukul 09.00 WIB,” ucap Lurah Muara Nibung, Saikhul Alam Gea, A.Md.

“Perlu kami jelaskan bahwa kejadian hilang kontak ini terjadi pada hari Senin (12/10/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya pada pukul 12.00 WIB, kedua korban masih menghubungi anaknya yang berada di darat tepatnya diMuara Nibung, yang menyatakan bahwa kedua korban kehabisan bahan bakar (bensin_red) saat perjalanan pulang dari Pulau Mursala menuju Kelurahan Muara Nibung. Selanjutnya, anak korban bernama Resy Yanti Daeli bersama adiknya berangkat ke arah Pulau Mursala, sesuai lokasi yang telah ditentukan oleh korban dan anaknya saat berkomunikasi melalui telepon selular dengan membawa perbekalan berupa bahan bakar, makanan dan rokok. Namun, pada pukul 15.00 WIB, saat telah berada dilokasi yang telah ditentukan, anak korban bernama Resy Yanti Daeli mencoba menghubungi kedua korban melalui telepon selular, tapi sudah tidak dapat dihubungi lagi atau hilang kontak. Akhirnya kedua anak korban berusaha dan berupaya melakukan pencarian diseputaran Pulau Mursala dan juga lokasi yang telah mereka tentukan sebelumnya itu hingga sore menjelang malam, namun tak kunjung ditemukan, hingga akhirnya mereka kembali ke Muara Nibung,” jelas Lurah MuaraNibung Saikhul Alam Gea, A.Md.

“Pada esok harinya, tepatnya pagi tadi, Selasa (13/10/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, anak-anak korban kembali melanjutkan pencarian dari Badiri, Kampung Sawah hingga ke Sikape Dakkek, namun belum juga ditemukan.

Selanjutnya, anak-anak korban kemudian melanjutkan pencarian ke Pulau Ungge, Bottot dan Pulau Situngkus, namun hasilnya masih tetap Nihil dan tidak berhasil menemukan kedua korban.

Akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB, anak-anak korban kembali ke Muara Nibung dan selanjutnya pukul 16.00 WIB, anak-anak kedua korban menemui saya di Kantor Lurah Muara Nibung, melaporkan bahwa kedua orang tuanya telah hilang kontak saat perjalanan pulang dari Pulau Mursala menujuĀ  Muara Nibung pada Senin (12/10/2020) sekitar pukul 15.00 WIB,” ungkap Lurah Muara Nibung Saikhul Alam Gea, A.Md, mengakhiri.

Lurah Muara Nibung bersama Tokoh Masyarakat dan anak-anak korban berharap kepada BASARNAS, BPBD, TNI Angkatan Laut, Pol Airut, Polres Tapteng dan masyarakat nelayan lainnya, apabila menemukan korban Masyus Daeli dan Kasinia Lase, yang hilang kontak saat perjalanan pulang dari Pulau Mursala menuju Kelurahan Muara Nibung dengan menggunakan perahu kecil (kuruk-kutuk_red), dapat segera menghubungi Lurah Muara Nibung, Saikhul Alam Gea, A.Md dengan Nomor HP : 0812-6288-8707
(mn.16).

Komentar

News Feed