oleh

Disdukcapil Sidimpuan Gencar Lakukan Pelayanan Keliling

MitaNews.co.id.Padangsidimpuan, – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padangsidimpuan gencar melakukan pelayanan keliling terkait pentingnya dokumen administrasi kependudukan (Adminduk).

Di seluruh desa/kelurahan Kecamatan Sidimpuan Tenggara pihak Disdukcapil Padangsidimpuan melakukan pelayanan Penerbitan Kartu keluarga (KK), Akte kelahiran, Akta Kematian dan langsung cetak di tempat.

Plt. Kadis Dukcapil Anisah Siregar saat ditemui wartawan Rabu (4/11/2020) menyampaikan, hingga kini pihaknga juga melakukan layanan keliling perekaman KTP-el di desa/kelurahan yang tersebar di enam kecamatan di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Pelayanan tersebut dilakukan untuk melakukan perekaman dokumen kependudukan masyarakat, dengan cara melakukan pelayanan keliling atau jemput bola ke lokasi. Tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kita mendekatkan diri kepada masyarakat dalam hal melayani. Dengana adanya layanan itu, masyarakat yang posisi rumahnya jauh dari kantor Disdukcapil serta rutinitas warga sehari-hari dipastikan sedikit terbantu,” kata Anisa.

Khusus di Kecamatan Sidimpuan Tenggara, kata dia, masih banyak masyarakat di daerah setempat yang belum merekam dokumen kependudukannya seperti Kartu keluarga, Akte Kelahiran dan Akte Kematian. Jumlahnya ada tiga ribuan lebih. Maka itu, pihaknya berinisiatif mendatangi langsung atau sambang lokasi.

“Petugas Dinas Dukcapil langsung memproses dan mencetak dokumen Kependudukan (KK, Akte Kelahiran dan Akte Kematian) dan diserahkan langsung kepada masyarakat pada hari itu juga,” sambung Kadis.

Kemudahan pelayanan yang ditawarkan oleh Pemerintah melalui Dukcapil ini disambut antusias serta mendapat apresiasi masyarakat. Hal itu terlihat dengan banyaknya warga yang mulai mengurus dokumen kependudukannya.

Shaleh (38), salah satu warga Desa Hutakoje Kecamatan Sidimpuan Tenggara menyatakan, adanya pelayanan jemput bola oleh Dukcapil itu dia pandang sangat membantu dan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Alasannya belum memiliki kelengkapan data kependudukan selama ini disebabkan jarak lokasi kantor Dukcapil dari rumahnya cukup jauh untuk melakukan pengurusan administrasi.

Sementara, kondisi ekonomi yang memaksa harus bekerja tiap hari untuk memenuhi kebutuhan pangan menjadi kendala untuk meluangkan waktu.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus bekerja tiap hari sehingga waktu luang untuk mengurus kelengkapan KK terkendala. Belum lagi biaya yang disiapkan seperti ongkos cukup mahal karena jarak dari rumah ke kantor Dukcapil jauh.

“Makanya kita sangat terbantu dengan adanya pelayanan keliling jemput bola yang dilakukan petugas pendataan ini,” pungkasnya. (mn.11)

Komentar

News Feed