oleh

Menggerakkan Potensi Desa untuk Memajukan Pemerataan Pembangunan

MitaNews.co.id

Kepala Desa Pagaran Dolok Sosa Jae ,Kecamatan Hutaraja Tinggi , Ahmad Tajuddin Nasution

Beragam program digulirkan pemerintah desa untuk kegiatan alokasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang didanai dari angaran dana desa.

Pemerintah pusat terus memastikan bahwa desa sebagai entitas terkecil mampu menjadi penopang utama pelayanan warga dan sekaligus penggerak perekonomian bangsa

Kepala Desa ,Ahmad Tajuddin menunjukan pembangunan infrastruktur jalan rabat beton dilokasi perkebunan masyarakat yang cukup membantu petani untuk kelancaran transportasi mengangkut hasil perkebunan tanpa kesulitan

Pemuka masyarakat dan agama diajak untuk ikut berperan dalam pengawasan dana desa sebagai langkah strategi keterbukaan informasi pengelolaan dana desa terhadap publik .

Strategi ini diyakin cukup efektif menjadi alat pengontrol prilaku elite desa dan kegiatan pengelolaan dana desa untuk realisasi pembangunan dan pemberdayaan di desa

Dana desa yang dikucurkan pemerintah dengan alokasi.kedesa -desa bertujuan membangun infrastruktur sarana dan prasarana yang melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerjanya .Dan berbagai kebutuhan seperti besi,pasir ,semen ,kayu dan sebagainya semua dibeli dari toko -toko yang ada di desa setempat

Mengembangkan gerakan semua potensi yang ada didesa untuk menjalankan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan desa melalui musyawarah desa untuk pola pengelolaan proses transaksi dana desa

Berbeda dengan pola yang diterapkan Pemerintah desa Pagaran Dolok Sosa Jae ,Kecamatan Hutaraja Tinggi ,Kabupaten Padanglawas (Palas) melibat unsur masyarakat dalam pengelola anggaran dana desa untuk transparansi agar tidak menimbulkan berbagai tudingan yang memojokkan pemerintah desa

Terbukti dengan pola ini ,semua program pembangunan sarana dan prasarana seperti pembangunan jalan rabat beton Kelokasi pertanian dan pemukiman warga terealisasi dengan baik dengan kualitas yang sesuai dengan ketentuan standart pembangunan .

Soalnya, kepala desa memiliki kapasitas pengetahuan yang memahami mekanisme laporan dan pertanggungjawaban sehingga pelaksanaan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan dan aturan yang ditetapkan Kementerian Desa

“Peruntukan anggaran dana desa harus dikelola secara transparan dan akuntabel karena daya kritis masyarakat semakin tinggi untuk melakukan kritikan jika tidk sesuai dengan perencanaan penggunaannya ,”ungkap Kepala Desa Pagaran Dolok Sosa Jae, Ahmad Tajuddin Nasution didampingi Sekdesnya Raja Inal Siregar dan Ketua BPD Ahmad Yani Nasution

Setiap warga harus bisa mengakses informasi mengenai penggunaan dana desa dan peruntukannya pada setiap kegiatan didesa.Hal ini tidak berlebihan karena sebagai langkah membangun daya kritis masyarakat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana desa ,kata Kades .

Menimpali penyampaian Kades , Tokoh Masyarakat ,Baluddin Nasution dan Agus Salim Siregar mengatakan, pengelolaan dana desa dilakukan secara swakelola agar memastikan dana desa peruntukannya tepat sasaran objek pembangunan sesuai harapan masyarakat .

Didesa kami ini ,lanjut Balludin , dana desa juga diprioritaskan pada kegiatan yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga desa atau kelompok masyarakat

Sebagai contoh, kegiatan pembangunan jalan rabat beton,jembatan dan sumur bor sebagai pekerjanya adalah warga setempat sehingga mengurangi angka pengangguran didesa ini dan urbanisasi .

Dengan adanya dana desa ,Kondisi jalan lintas masyarakat yang layak dilalui telah dapat dinikmati masyarakat sampai saat ini .’Banyak bangunan sarana dan prasarana yang terlihat didesa kami saat ini karena dukungan dana desa ,”

Tidak kami pungkiri , tambah kedua tokoh masyarakat Desa Pagaran Dolok Sosa Jae, tanpa dana desa ,tidak akan mungkin pemerataan pembangunan dapat kami nikmati sekarang ini .’Kami masyarakat cukup terbantu dengan fasilitas prasarana ini ,karena mendukung kelancaran produktivitas prekonomian warga ,”imbuhnya (IS)

Komentar

News Feed