oleh

Tangan Dingin Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito SiK Komandoi Terapkan Peraturan Prokes GugusTugas Perkecil Angka Kasus Covid 19

MitaNews, Padanglawas, –

Perkembangan Virus corona (Covid 19 ) sangat mempengaruhi semua sektor kehidupan.Bahkan ekonomi kehidupan menjadi terpuruk untuk semua kalangan.

Covid 19 menyerang semua kalangan dan bisa menyerang kehidupan kapan saja.Dikatakan demikian, karena Virus Corona merupakan virus yang menyerang pada gangguan sistim pernapasan manusia dan sangat mudah menular sesama manusia.

Memakai masker merupakan upaya mencegah masuknya virus berbahaya ini pada gangguan sistem pernapasan melalui rongga hidung.

Karenanya, sangatlah jadi kebutuhan setiap orang untuk menggunakan masker utamanya saat bepergian keluar rumah . Hal ini sangat penting untuk bisa menjaga diri dari tertularnya wabah virus Corona.

Sebab disaat beraktifitas di luar rumah kita tidak tahu dengan siapa akan berjumpa sekaligus berkomunikasi. Apakah lawan kita berkomunikasi tersebut memiliki riwayat perjalanan dari mana atau didalam dirinya telah ada virus Corona.

Dengan memakai masker setidaknya kita telah berupaya untuk mencegah diri dari tertularnya wabah virus Covid 19.

# Blue light dan Operasi Yustisi

Seseorang bisa tertular melalui menyentuh objek yang sudah terdapat virus Corona. Kemudian Tampa disadari kemudian diri kita menyentuh mulut , wajah atau mata diri sendiri atau bahkan orang lain.

Oleh karenanya, sangatlah penting untuk menjaga diri dari tertularnya wabah virus Corona ,Kita harus tetap menghindari jarak dan menggunakan masker.

Sayangnya , masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk prilaku hidup biasakan pakai masker.

Untuk mengubah prilaku agar terhindar dari penyebaran virus corona( covid 19 ) maka Gerakan Blue light dan operasi Yustisi merupan tindakan yang statrategis untuk ubah prilaku serta menekan angka kasus covid 19.

Menyadari hal ini , Kapolres PadangLawas ( Palas ) AKBP Jarot Yusviq Andito SIK menganggap penting melakukan Operasi Blue light dan
operasi Yustisi secara rutin di disemua daerah dan utamanya di pusat keramaian serta jalan lintas.

Melalui tangan dinginnya , Akpol jebolan tahun 1999 ini, mengomandoi jajaran Polseknya agar siaga rutin melakukan Operasi Blue light dan
operasi Yustisi di lokasi keramaian pada wilayah hukum masing masing.

Kegiatan Operasi Blue light dan
Operasi Yustisi juga dilakukan di jajaran Polres Palas.

Disamping itu , semua Satuan Polres juga aktip pada Tim gabungan gugus tugas covid 19 pada Operasi Yustisi .

Selain itu, dibawa komando AKBP Jarot , personil Polres Palas melakukan Giat Blue Light di lokasi perbelanjaan seperti indomaret dan pasar tradisional.

” Penerapan Perbup 31 Tahun 2020 ,secara rutin kita laksanakan giat Blue Light di lokasi perbelanjaan dengan tujuan penerapan sanski disiplin protokol kesehatan Covid -19 “. Ungkap Kapolres.
Sembari menambahkan sasaran utama masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah .

“Operasi ini bertujuan untuk mengimbau masyarakat tentang pentingnya menjaga diri sendiri agar tidak tertular Covid-19 dengan cara rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker dimana pun berada,” ujar Kapolres.

Dia mengatakan, bahwa masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi berupa teguran, sanksi sosial dan sanksi fisik.

“Penindakan ini sendiri dilakukan agar masyarakat mendapatkan efek jera dan teredukasi untuk ubah prilaku, sehingga kedepannya masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah dibuat oleh pemerintah,” katanya .

Hal ini dilakukan sebagai bentuk penerapan disiplin protokoler kesehatan (Prokses) agar masyarakat memahami adaptasi kebiasaan baru untuk menjaga diri dan keluarga dari penyebaran virus Corona Disease (Covid -19) yang saat ini masih terus berlangsung ,imbuhnya

#Kasus Positif Covid-19 Menurun

Dampak dari Giat Blue Light Polres Palas dan operasi Yustisi ,Saat ini kasus Positif terpapar virus Corona terus menurun. Seiring dengan terus meningkatnya status sembuh setelah menjalani isolasi.

Dari data gugus tugas Covid 19 Palas. saat ini kasus positif ada 61 orang sedangkan yang sudah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh ada 33 orang. Menaik dari sebelumnya 30 orang yang dinyatakan sembuh.

Menurut penjelasan juru bicara gugus tugas covid 19 bahwa Sesuai hasil laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan pertanggal 27/11/2020 ada kenaikan 3 orang hasil sembuh,” jelas Marza Jannova.

Kini pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 yang masih menjalani isolasi tinggal 26 orang lagi, yang sebelumnya ada 29 orang.

Namun didalam kasus Suspek justru mengalami peningkatan kasus. Dari sebelumnya hanya 92 kasus, kini meningkat menjadi 104 kasus.

” Saat ini yang masih menjalani perawatan sebanyak 81 orang dari sebelumnya hanya 70 orang,” ucap Marza Jannova lagi.

Oleh karenanya Marza meminta agar masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 dengan cara mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

” Kepada masyarakat diminta untuk bisa menjalankan kebiasaan baru dengan menerapkan 4M seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.” kata Marza Jannova.

# Kesimpulan

Dampak dari Giat Blue Light Polres Palas dan operasi Yustisi ,dapat diindikasikan berhasil dan menperkecil kasus covid 19 di daerah Palas Prov.Sumutera utara ( Sumut )

Penulis : Sunardi

Komentar

News Feed