Warga Dusun Balakka, Bentrok dengan
Pihak H.Zen Dasopang, Oknum DPRD Palas Ancam Kepdes
PALAS.Mitanews.co.id ||
Kepdes Desa Gunung Malintang Raja Oloan Siregar Kecamatam Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas disambut oleh anggota pekerja H.Zen Dasopang dengan kekerasan di Lahan Desa Gunung Malintang, Sabtu 01 Agustus 2026.
Kejadian tersebut berawal saat seorang warga Dusun Balakka Desa Gunung Malintang, Jamal Siregar melihat 3 unit alat berat beraktivitas di lahan sengketa, lantas Jamal menegur pekerja yang bekerja di lahan tersebut namun teguran tersebut tidak digubris.
Padahal sebelumnya pada hari Jumat, 31 Juli 2026 sudah ada kesepakatan dengan H Zein agar tidak ada aktifitas di lahan sengketa.
Karena teguran tersebut tidak digubris, Jamal langsung melaporkan hal tersebut kepada kepala desa.
Kepdes Gunung Malintang, Raja Oloan Siregar bersama puluhan warga pun bergegas ke TKP. Sesampainya di TKP truck kepdes dihadang oleh tak dikenal oleh Kepdes dengan cara duduk ditengah jalan, Kepdespun menyuruh orang tak dikenal itu minggir , setelah lewat ternyata ada dari belakang mengejar mobil kepdes diduga anggota H.Zen Dasopang yaitu Alvin Harahap.
Sampai ke TKP, Alvin dan Anak H Zein memukul kendaraan tersebut.
Kepdes keluar dari mobil kemudan mempertanyakan maksud anggota dewan, anggota H.Zen mendahului yang mengaku anak dari H.Zen langsung meninju Kepdes.
Melihat Kepdes dipukul,supir truk pun keluar namun langsung didorong oleh yg di bonceng Alvin.
Spontan warga turun dari truck melompat membantu mengejar orang yang memukul Kepdes,
Anggota H.Zen itupun lari, yang tertinggal di duga anaknya H.Zen langsung dipukul masyarakat Balakka dan akhirnya Kepdes Janji Matogu turut dipukul oleh warga Dusun Balakka Desa Gunung Malintang.
Setelah itu, warga Balakka menyuruh pekerja agar anak H.Zen dan Kepdes Janji Matogu dibawah pulang dari sini dan jangan lagi kalian bekerja dulu.
Warga Balakkapun pulang, Karena kondisi mata Kepdes Gunung Malintang membengkak lebam akibat yang di tinju oleh anak H.Zen warga sepakat kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Barteng.
Sampai di Polsek Barteng, ternyata pihak H Zen sudah terlebih dahulu melaporkan kejadian seolah mereka yang teraniaya.
Pihak Polsek Barteng menyarankan kepada Kepdes Gunung Malintang agar laporan kejadian sebaiknya ke Polres Palas.
Laporan berlanjut di Polres Palas dengan Nomor STTLP /B/234/VIII/2026 /Polres Padang Lawas/Polda Sumatera Utara.
Adanya Dugaan Nada Pengancaman
Oknum DPRD Palas kepada Kepdes.
Kepdes Gunung Malintang Raja Oloan Siregar membenarkan bahwa ada oknum DPRD ini ada nelpon nada mengancam.
"Saat dijalan menuju Polsek oknum DPRD yang merupakan anak dari H.Zen menghubungi saya dengan nada mengancam lewat seluler sekitar jam 10:35," ucap Kepdes.
Disampaikan dia kepada saya bahwa dia anggota DPRD mengajak main dengan bahasa daerah.
"Halo Kepdes, biado on, ammben maroban massa tusi, (Halo kepdes, bagaimana ini kenapa bawa massa kesitu)," tanya anggota DPRD itu.
"Inda maroban massa au da, wargaku na dohot langsung manaiki truck (saya tidak bahwa massa warga yang langsung naik ke truck), jawab Kepdes,"
"Au anggota DPRD, On pe main ma Ita Kepdes (Aku anggota DPRD kalau begitu main kita Kepdes), jawab anggota Dewan itu kembali.
"Anggo na songoni doma,molo na main nimunu main ma (Kalau sudah demikian, mau ingin kita main kau sampaikan, main ya main), " Tandasnya sambil memutus telphon.***
Baca Juga :
Dumas Monica Berlanjut, Inspektorat Mulai Kumpulkan Dokumen untuk Audit Siltap Almarhum Paryadi
