oleh

Pesan Keras Kapolres Samosir: Berantas Narkoba Sampai ke Akar, Polisi yang Terlibat Jangan Berharap Toleransi

-Hukum-15 views

Pesan Keras Kapolres Samosir: Berantas Narkoba Sampai ke Akar, Polisi yang Terlibat Jangan Berharap Toleransi

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Pergantian pejabat di tubuh Polres Samosir bukan sekadar seremoni. Di balik pelantikan dua pejabat utama baru, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. menitipkan pesan tegas: perang terhadap narkotika harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk bila pelakunya berasal dari dalam institusi kepolisian sendiri.

Pesan itu disampaikan Kapolres saat memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan dua pejabat utama Polres Samosir di Lapangan Mako Polres Samosir, Selasa (11/8/2026) pagi.

Dua pejabat yang mendapat amanah baru tersebut yakni Kompol Manumpak Hatorangan Sitorus, S.H. sebagai Wakapolres Samosir dan IPTU Boy Alexander Hutasoit, S.H. sebagai Kasat Resnarkoba Polres Samosir.

Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Samosir, para perwira, Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek, pengurus Bhayangkari Cabang Samosir serta rohaniawan.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor KEP/991/VIII/2026 tanggal 6 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan/Mutasi Personel Polri di Lingkungan Polda Sumut serta Keputusan Kapolres Samosir Nomor KEP/36/VIII/2026 tanggal 10 Agustus 2026.

Bukan Sekadar Pelantikan

Dalam amanatnya, AKBP Rina meminta kedua pejabat baru tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Karakteristik wilayah, dinamika masyarakat dan tantangan keamanan di Kabupaten Samosir harus segera dipahami agar tugas kepolisian dapat berjalan efektif.

"Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah serta dinamika tugas di Polres Samosir," ujar Kapolres.

Namun, satu pesan secara khusus diarahkan kepada Kasat Resnarkoba yang baru.

Kapolres menilai fakta bahwa Samosir bukan daerah produsen narkotika tidak boleh membuat aparat merasa aman. Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong pengawasan lebih ketat terhadap jalur masuk dan jaringan yang membawa narkotika ke wilayah Samosir.

"Justru perlu dilakukan pengawasan dan penindakan secara maksimal terhadap setiap jaringan yang membawa dan mengedarkan narkotika ke wilayah Samosir," tegasnya.

Peringatan Berlaku untuk Bintara dan Perwira

Nada amanat Kapolres kemudian semakin keras.

Ia menegaskan perang terhadap narkoba tidak mengenal seragam, pangkat maupun jabatan.

"Jangan sekali-kali bermain-main dengan narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat dalam jaringan peredarannya," kata AKBP Rina.

Ia memastikan ketegasan tersebut berlaku untuk seluruh anggota Polres Samosir.

"Hal ini berlaku bagi seluruh personel, baik Bintara maupun Perwira. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkotika," tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan paling kuat dalam pelantikan tersebut. Sebab, menurut Kapolres, aparat yang diberi mandat memberantas narkoba tidak boleh berubah menjadi bagian dari jaringan yang justru harus dihancurkan.

"Jangan sampai kita yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat di dalamnya," sambungnya.

Kekeluargaan Bukan Tameng Pelanggaran

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga soliditas dan rasa kekeluargaan. Tetapi, kekeluargaan tidak boleh bergeser menjadi budaya saling melindungi ketika terjadi pelanggaran.

"Kekeluargaan bukan berarti mengabaikan aturan, tetapi bagaimana kita dapat saling membantu, mengingatkan dan memberikan solusi ketika ada permasalahan," ujarnya.

Bagi pejabat baru, pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk membangun organisasi yang solid namun tetap disiplin.

Kinerja, kata Kapolres, harus dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

"Kita tunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur dan bertanggung jawab," katanya.

Wakapolres Diminta Perkuat Soliditas

Khusus kepada Wakapolres Samosir yang juga dipercaya sebagai Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Samosir, Kapolres meminta agar komunikasi dan kebersamaan di lingkungan Bhayangkari terus dibangun.

Ia berharap organisasi Bhayangkari dapat berjalan harmonis sekaligus mendukung tugas-tugas kepolisian.

Sementara itu, kedua pejabat baru diminta segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi serta masyarakat Samosir.

"Segera beradaptasi, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan yang terbaik bagi organisasi dan masyarakat. Tetaplah berbuat baik, jaga integritas, cintai pekerjaan yang kita jalankan dan jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," pesan AKBP Rina.

Upacara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada kedua pejabat baru, diawali Kapolres Samosir dan dilanjutkan seluruh peserta.

Sekitar pukul 08.40 WIB, rangkaian pelantikan dan serah terima jabatan selesai dan dilanjutkan dengan bersalaman serta foto bersama.

Dua jabatan baru kini telah terisi. Tetapi tantangan yang menunggu jauh lebih besar dari sekadar pergantian nama di papan jabatan. Terutama bagi Kasat Resnarkoba yang baru: jaringan narkotika harus diburu, peredarannya diputus, dan bila ada oknum polisi yang ikut bermain, pesan Kapolres sudah sangat terang—tidak ada toleransi.***

Baca Juga :
Bupati Palas dan Rohul Usulkan Jalan Strategis Padang Sidempuan-Pasir Pengaraian Jadi Prioritas Nasional

News Feed