oleh

Merah Putih di Jalanan Samosir: Kapolres Turun Tangan, Wartawan Sentil Integritas Pejabat

-Daerah-41 views

Merah Putih di Jalanan Samosir: Kapolres Turun Tangan, Wartawan Sentil Integritas Pejabat

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Kemerdekaan tidak selalu dirayakan dari atas panggung. Di Samosir, Jumat (14/8/2026), semangat Merah Putih justru turun ke jalan, menyapa warga dan mengetuk kesadaran para pemilik kendaraan.

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polres Samosir turun langsung membagikan sekaligus memasangkan 300 Bendera Merah Putih pada kendaraan masyarakat di Bundaran Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan.

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mulai pukul 15.30 WIB, personel kepolisian menyasar kendaraan yang melintas. Sepeda motor, kendaraan roda tiga, roda empat hingga kendaraan roda enam tak luput dari sasaran.

Sebanyak 250 bendera dipasang pada kendaraan roda dua, roda tiga dan roda empat. Sementara 50 bendera berukuran sedang dipasang pada kendaraan roda enam.

Kapolres tidak hanya berdiri menyaksikan. Ia turun langsung menyapa masyarakat dan memasangkan bendera pada kendaraan yang melintas.

Pesannya sederhana: kemerdekaan harus terasa di tengah masyarakat, bukan hanya terdengar dalam pidato.

PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, pembagian dan pemasangan bendera merupakan bagian dari komitmen Polri menumbuhkan nasionalisme serta kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga suasana keamanan dan ketertiban selama rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Namun, di hari yang sama, ada pemandangan lain yang tak kalah menarik.

Di sekitar Kantor DPRD Kabupaten Samosir, Parbaba, sejumlah wartawan yang tergabung dalam Trisula Integritas bergerak dengan cara mereka sendiri.

Bukan membagikan ratusan bendera kepada masyarakat, tetapi mendatangi kendaraan para pejabat pemerintah dan anggota DPRD yang belum memasang Merah Putih.

Sedikitnya 65 Bendera Merah Putih dipasangkam pada kendaraan yang berada di kawasan tersebut.

Ketua Trisula Integritas, Boris Situmorang, S.H., menyebut aksi itu sebagai bentuk kepedulian sekaligus pengingat sederhana tentang makna kemerdekaan.

Dua aksi tersebut memiliki wajah berbeda, tetapi membawa pesan yang sama: Merah Putih harus hadir bukan sekadar sebagai simbol, melainkan sebagai kesadaran.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tidak selalu mudah, ketika kebutuhan hidup semakin menekan dan sebagian rakyat harus menghitung kembali setiap rupiah pengeluaran, nasionalisme tidak seharusnya menjadi sesuatu yang mahal.

Sepotong bendera tidak membutuhkan biaya besar.

Namun, memasangnya menjadi pesan bahwa seseorang masih memiliki rasa memiliki terhadap negeri ini.

Lebih jauh lagi, bagi pejabat dan aparatur negara, Merah Putih semestinya tidak berhenti pada kendaraan dinas atau halaman kantor.

Integritas adalah bentuk lain dari penghormatan terhadap bendera.

Sebab seorang pejabat tidak hanya membawa jabatan, tetapi juga membawa amanah rakyat.

Merah Putih dapat berkibar di kendaraan.

Tetapi kejujuran, tanggung jawab dan keberpihakan kepada kepentingan rakyatlah yang menentukan apakah semangat kemerdekaan benar-benar hidup dalam diri mereka.

Jumat sore itu, Samosir seperti mendapatkan dua cermin.

Cermin pertama datang dari kepolisian: Kapolres turun langsung memasangkan Merah Putih kepada kendaraan masyarakat.

Cermin kedua datang dari para wartawan: bendera dipasang pada kendaraan pejabat yang belum memasangnya.

Keduanya menyampaikan pesan yang sama tanpa perlu banyak kata:

Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengibarkan Merah Putih, tetapi bagaimana kita menjaga kehormatan bangsa melalui integritas.

Dan pada Senin, 17 Agustus 2026, ketika seluruh negeri memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, semoga tidak ada lagi kendaraan pejabat maupun masyarakat yang berjalan tanpa Merah Putih.

Sebab bendera adalah simbol negara.

Sedangkan integritas adalah bendera yang seharusnya berkibar di dalam diri setiap anak bangsa.

Di tengah kesulitan ekonomi, di tengah berbagai persoalan masyarakat, dan di tengah tuntutan rakyat terhadap pemerintahan yang bersih, pesan itu terasa semakin penting:

Pasang Merah Putih di kendaraan.
Tanamkan integritas di hati.
Abdikan jabatan untuk rakyat,
dan jaga Indonesia dengan perbuatan.***

Baca Juga :
Kapolres Paluta Hadiri Istighosah di Ponpes Islamiyah Padanggarugur, Mohon Doa dan Dukungan