Tingkatkan Kompetensi Guru, PGRI dan Dinas Pendidikan Sibolga Gelar Pelatihan Coding dan AI bagi Guru
SIBOLGA.Mitanews.co.id ||
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sibolga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga menyelenggarakan pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) bagi guru se-Kota Sibolga.
Kegiatan yang digelar di SMP Negeri 5 Sibolga pada Jumat (14/8/2026) tersebut merupakan bagian dari program “Sibolga Power”, yang menjadi salah satu program prioritas PGRI Kota Sibolga.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi, khususnya coding dan kecerdasan buatan, guna mendukung proses pembelajaran di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Kegiatan dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, Rosidah Lubis. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga sekaligus Dewan Pakar PGRI Kota Sibolga, jajaran pengurus PGRI Kota Sibolga dan pengurus cabang, para narasumber, serta seluruh peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Rosidah Lubis mengapresiasi inisiatif PGRI Kota Sibolga dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut.
“Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Kita sebagai insan pendidikan harus adaptif dan tidak boleh tertinggal. Guru saat ini dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Rosidah.
Ia menegaskan bahwa penguasaan coding dan Artificial Intelligence merupakan salah satu bekal penting bagi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
“Pemko Sibolga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen mendukung setiap upaya peningkatan kompetensi guru. Kami berharap setelah pelatihan ini, Bapak/Ibu guru dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Sibolga, Epentus Bondar, menyampaikan bahwa Artificial Intelligence bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan saat ini, termasuk dalam dunia pendidikan.
“Oleh karena itu, guru tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menjadi pembelajar sekaligus penggerak perubahan,” ujar Epentus.
Ia juga menyinggung peluncuran program “Sejuta Guru Mahir Coding dan Artificial Intelligence” oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Ketua Umum PB PGRI Nasional pada 16 April 2026 lalu.
Menurut Epentus, pembelajaran coding dapat melatih kemampuan berpikir logis, sistematis, dan kreatif, sekaligus meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.
Sementara itu, kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Epentus menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak akan menggantikan peran guru yang berkualitas. Namun, guru yang mampu memanfaatkan teknologi akan memiliki kapasitas lebih besar dalam mendampingi dan mengembangkan potensi peserta didik.
“Teknologi tidak akan pernah menggantikan guru yang baik. Namun, guru yang mampu memanfaatkan teknologi akan memiliki kemampuan yang lebih besar dalam mendampingi peserta didiknya,” katanya.
Ia mengajak seluruh guru di Kota Sibolga untuk menjadikan pelatihan ini sebagai bagian dari gerakan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat disebarluaskan kepada rekan-rekan guru lainnya serta diterapkan di sekolah masing-masing.
“Mari kita wujudkan guru Indonesia yang profesional, kreatif, adaptif, melek teknologi, serta tetap menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai kemanusiaan,” ajaknya.
Di akhir kegiatan, Ketua PGRI Kota Sibolga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, para narasumber, panitia, serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menutup dengan semangat, “Mari Belajar, Mari Berinovasi, Mari Berkolaborasi, Mari Majukan Pendidikan di Kota Sibolga Bersama-sama.”***
Baca Juga :
Lima Kategori Lomba Tingkat Provinsi Sumut di Ikuti Evaluasi TP PKK Asahan
