oleh

Kapolda Sumut Hadiri Penanaman Bawang Putih Serentak di Samosir, Dukung Percepatan Swasembada Nasional

-Daerah-40 views

Kapolda Sumut Hadiri Penanaman Bawang Putih Serentak di Samosir, Dukung Percepatan Swasembada Nasional

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menghadiri langsung kegiatan penanaman bawang putih serentak di perbukitan Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia, sebagai langkah konkret mendukung percepatan program swasembada bawang putih nasional.

Kapolda Sumut hadir bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, S.T., Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., serta Pabung Kodim 0210/TU Mayor Inf. T. Siringo-ringo yang mewakili unsur TNI.

Kehadiran jajaran Forkopimda tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam mengawal program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Lokasi penanaman di kawasan perbukitan Desa Maduma dipilih sebagai salah satu kawasan pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir. Sebelumnya, Pemkab Samosir bersama Kelompok Tani Santo Adrianus dan Kelompok Tani Lamtama telah melakukan pengembangan tanaman bawang putih di kawasan tersebut. Pemerintah pusat juga telah menyalurkan bantuan 16 ton bibit bawang putih untuk lahan sekitar 20 hektare kepada Kabupaten Samosir.

Dalam kegiatan kali ini, bantuan tersebut diperuntukkan bagi kelompok penerima manfaat, termasuk Kelompok Tani Santo Adrianus dan Kelompok Tani Lamtama. Selain bibit, dukungan sarana produksi pertanian juga diberikan berupa dua unit traktor tipe ATR 27, yang diterima melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan simbolis penanaman, tetapi berlanjut hingga tahap pemeliharaan, panen, peningkatan produktivitas dan penguatan rantai produksi bawang putih di daerah.

Kabupaten Samosir sendiri dinilai memiliki potensi pengembangan komoditas bawang putih. Pemkab Samosir sebelumnya menyebut produktivitas bawang putih di daerah itu berpotensi mencapai sekitar 20 ton per hektare. Varietas yang dikembangkan antara lain Sangga Sembalun, varietas lokal unggul nasional asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran Kapolda Sumut dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Polri dalam mendukung agenda pemerintah di bidang ketahanan pangan. Upaya memperkuat produksi pangan dalam negeri dipandang strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor, termasuk komoditas bawang putih.

Sebelumnya, saat meninjau perkembangan tanaman bawang putih di lokasi yang sama pada Juni 2026, Kapolda Sumut menekankan bahwa pengembangan bawang putih merupakan salah satu langkah nyata menuju swasembada pangan nasional. Ia juga menyoroti pentingnya memastikan ketersediaan pupuk dan air agar produktivitas tanaman dapat optimal.

Bakti Kesehatan untuk Masyarakat

Kegiatan penanaman bawang putih tersebut juga dirangkaikan dengan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial Polda Sumatera Utara. Di sela-sela kegiatan, masyarakat mendapat pelayanan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari komitmen Polri menghadirkan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Rangkaian kegiatan mengusung tema “Bakti Kesehatan & Bakti Sosial Polda Sumatera Utara dalam rangka Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi guna Mendukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional.”

Pelayanan kesehatan itu menjadi bagian penting dari kegiatan, karena keberhasilan pembangunan ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, bibit dan sarana produksi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Bagi masyarakat Desa Maduma dan sekitarnya, kehadiran jajaran Polda Sumut, Pemkab Samosir, TNI serta Polres Samosir memberikan pesan bahwa program ketahanan pangan harus berjalan beriringan dengan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Sinergi tersebut juga memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Samosir. Pemerintah daerah berperan dalam pengembangan sektor pertanian, TNI dan Polri mendukung pengawalan program serta pemberdayaan masyarakat, sementara kelompok tani menjadi ujung tombak dalam memastikan bantuan benar-benar menghasilkan produksi.

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan yang baru menjabat sejak awal 2026 juga terus memperkuat sinergi Polri dengan pemerintah daerah, TNI dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Samosir sebelumnya mencatat pergantian kepemimpinan Kapolres Samosir dari AKBP Rina Frillya kepada AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan pada Januari 2026.

Dengan penanaman serentak di berbagai daerah, pemerintah berharap produksi bawang putih nasional semakin kuat. Sementara bagi Samosir, pengembangan komoditas tersebut membuka peluang baru bagi petani sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan potensial pengembangan bawang putih di Sumatera Utara.

Dari perbukitan Desa Maduma, gerakan menanam bawang putih pun menjadi bagian dari ikhtiar yang lebih besar: memperkuat ketahanan pangan dari daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung target Indonesia menuju swasembada pangan nasional.***

Baca Juga :
Wakil Bupati Asahan Serahkan Remisi Umum Narapidana Pengurangan Masa Pidana Bagi Anak Binaan di Lapas Labuhan Ruku