oleh

Bupati Tapteng Serahkan SK CPNS Eliza Imelda Hutapea

MitaNews.co.id |   PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Kepala Kantor Regional (Kanreg) VI Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Medan Aidu Tauhid dan Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Yetty Sembiring, S.STP, MM menandatangani dan menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) Calon Pegawain Negeri Sipil  (CPNS) kepada Eliza Imelda Hutapea, di Ruang Rapat Garuda Kantor Bupati Tapanuli Tengah, pada Rabu (17/03/2021).

Kisah tentang Eliza Imelda ini pernah viral karena Eliza Imelda ini sempat dinyatakan Lulus CPNS tahun 2018, namun ketika akan dilakukan permintaan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke BKN, pihak BKN menolaknya dengan berbagai pertimbangan. Dengan adanya permasalahan ini, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya sehingga Eliza Imelda akhirnya dinyatakan lulus dan bisa mendapatkan NIP-nya.

Dalam kesempatan itu, kepada wartawan, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan,
“Kami sampaikan kepada Masyarakat diluar sana agar ini tidak menjadi fitnah. Awalnya, Eliza ini dinyatakan lulus CPNS tahun 2018, tapi ketika dilakukan permintaan NIP ke BKN mendapatkan penolakan dengan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena beberapa pertimbangan. Mendapatkan kabar ini, saya selaku Bupati Tapanuli Tengah berupaya terus menerus dengan mengirimkan Surat ke Kementerian PAN-RB RI dan Kemenkumham RI agar Saudari ini bisa mendapatkan NIP-nya. Alhamdulillah semua usaha yang kita lakukan itu bisa terwujud. Jadi saya pertegas, bahwa semua upaya itu kami lakukan sebelum permasalahan ini menjadi viral di masyarakat luas,” ucap Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Saya ingatkan kembali kepada oknum-oknum di luar sana yang tidak mengetahui apa yang sebenarnys terjadi agar tidak melakukan fitnah. Saya pastikan, saya tidak ingin kisah kelam di zaman Bupati Raja Bonaran Situmeang terkait kasus penipuan CPNS terjadi lagi pada saat ini dan bahkan mantan Bupati tersebut dihukum gara-gara kasus penipuan. Hal itu tidak akan pernah kami lakukan,” tegas Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Kami saat ini bekerja bersama masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah untuk kemajuan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Negara ini. Saya sampaikan kepada Saudari Eliza Imelda Hutapea, Selamat sudah menjadi CPNS dan berbaktilah kepada Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menjadi pendidik anak bangsa yang baik,” pesan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Eliza Imelda Hutapea dalam kesempatan itu merasa senang dan bersyukur telah menjadi CPNS serta berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan Bupati Tapanuli Tengah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga mimpinya untuk menjadi PNS, akhirnya bisa terwujud.

Selanjutnya, Kepala BKPSDM Tapteng Yetty Sembiring, S.STP, MM menjelaskan perjuangan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, bermula saat Eliza Imelda ikut mendaftar CPNS Tahun 2018, secara online dan diakses oleh pelamar melalui website resmi BKN di sscn.bkn.go.id. Usai pengumuman kelulusan para pelamar CPNS TA 2018 itu, berkas pelamar yang lulus termasuk Eliza Imelda dikiriman ke BKN untuk penerbitan NIP pada tanggal 25 Januari 2019. Tetapi, berkas dari Eliza dikembalikan dengan alasan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Surat dari BKN ini nomor 060.7/KR.VI/BKN/II/2019 tanggal 28 Februari 2019, yang isinya pengembalian berkas usul penetapan NIP atas nama Eliza Imelda, S.Pd. Alasan dari BKN, Imelda tidak memenuhi syarat (TMS _ red) untuk diberikan NIP.

Menyikapi hal ini, Bupati Tapanuli Tengah melayangkan Surat Permohonan ke MenpanRB dengan nomor 800/747/2019 tanggal 22 Maret 2019 hal Permohonan Akomodir dan Perubahan Kualifikasi Pendidikan pada Rincian Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun Anggaran 2018, namun tetap ditolak sesuai balasan surat dari KemenpanRB nomor B/395/SM.01.00/2019 tanggal 29 Maret 2019 perihal Permohonan Mengakomodir Kualifikasi Pendidikan, bahwa permohonan dari Bupati Tapanuli Tengah tidak dapat dipertimbangkan. 

Upaya terus dilakukan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan melampirkan Surat Pernyataan IAKN Tarutung yang isinya menjelaskan bahwa benar Eliza Imelda adalah Alumni IAKN Tarutung dan Jurusan Pendidikan Musik Gereja setara/serumpun dengan Sarjana Pendidkan Musik Umum, tetapi tetap ditolak. 

Perjuangan Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani terus berlanjut dengan menyurati BKN dan Kemenkopolhukam bermohon agar Eliza Imelda dapat ditetapkan menjadi CPNS.

“Alhamdulillah, surat Bapak Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani akhirnya dapat di akomodir oleh KemenpanRB melalui surat KemenpanRB kepada BKN dengan nomor D/1016/M/FN/2020 tanggal 31 Oktober 2020 yang isinya mengangkat saudari Eliza Imelda sebagai CPNS. Kemudian, BKN menyurati Bupati Tapanuli Tengah dengan Surat BKN nomor D 26-30/I 2-1/40 tanggal 26 Januari 2021 perihal Pengangkatan CPNS 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah atas nama Eliza Imelda, S.Pd. Atas doa kita semua, akhirnya Eliza Imelda, S.Pd ditetapkan menjadi CPNS di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah melalui SK Bupati Tapanuli Tengah nomor 589/BKPSDM/2021 tanggal 16 Maret 2021 yang ditanda tangani oleh Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani,” ungkap Kepala BKPSDM Tapteng Yetty Sembiring, S.STP, MM mengakhiri (MN.16)

Komentar

News Feed