oleh

Dari Parapat ke Dunia: Bobby Terus Angkat BPK Daya Tarik Wisata Global

-Daerah-68 views

Dari Parapat ke Dunia: Bobby Terus Angkat BPK Daya Tarik Wisata Global

MEDAN.Mitanews.co.id ||


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mengarahkan strategi baru dalam pengembangan pariwisata yang lebih inklusif di kawasan Danau Toba, khususnya Parapat.

Pendekatan ini mengombinasikan penguatan wisata ramah Muslim dengan promosi kuliner lokal non-halal sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan kampanye wisata halal yang sempat menjadi perhatian publik sebelumnya akan terus dilanjutkan dengan perbaikan pada aspek sosialisasi.

“Wisata halal beberapa waktu lalu memang sempat menjadi perhatian. Mungkin sosialisasinya masih kurang, sehingga ke depan perlu diperkuat agar tidak menimbulkan persepsi yang kurang tepat,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Gibsu, Rabu (1/4/2026).

Menurut Yuda, konsep wisata halal tidak dimaksudkan untuk mengubah karakter budaya lokal, melainkan memberikan kenyamanan bagi wisatawan Muslim, seperti ketersediaan makanan halal dan fasilitas ibadah.

Sebagai bentuk keseimbangan, Pemprov Sumut juga akan menggelar kegiatan kuliner tradisional non-halal di Parapat, Kabupaten Simalungun. Program ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami akan melakukan kegiatan kuliner non-halal supaya seimbang. Ada wisata halal, dan ada wisata kuliner tradisional non-halal,” kata Yuda.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan arahan untuk memperkenalkan BPK—kuliner khas Karo—ke pasar internasional, termasuk Korea Selatan.

“Ini murni bicara tentang kuliner. Banyak potensi kuliner Sumatera Utara, termasuk BPK, yang diminati wisatawan mancanegara, khususnya non-Muslim,” ujarnya.

Yuda menilai, pendekatan ini mencerminkan strategi pariwisata yang tidak eksklusif, melainkan mengakomodasi berbagai segmen wisatawan dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Dengan demikian, pengembangan pariwisata di Sumatera Utara diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah sebagai daya tarik utama.***

Baca Juga :
Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Penjemputan dan Penghormatan Terakhir Wakil Ketua DPRD

News Feed