oleh

Dari Tanah Samosir untuk Ketahanan Pangan, Vandiko dan Petani Tanam Harapan di Lahan Jagung 40 Hektare

-Daerah-65 views

Dari Tanah Samosir untuk Ketahanan Pangan, Vandiko dan Petani Tanam Harapan di Lahan Jagung 40 Hektare

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Hamparan lahan pertanian di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/5/2026), menjadi saksi semangat baru kebangkitan pertanian rakyat di Kabupaten Samosir.

Di tengah para petani, Bupati Samosir Vandiko T Gultom turun langsung menanam benih jagung bersama masyarakat usai menyerahkan bantuan bibit jagung seluas 40 hektare dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah.

Langkah Vandiko menyusuri lahan pertanian dan ikut menanam bersama warga bukan sekadar seremoni. Kehadirannya di tengah lumpur dan tanah pertanian menjadi simbol nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima 300 kilogram bibit jagung untuk pengembangan lahan seluas 20 hektare.

Dalam sambutannya, Vandiko menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak dapat berjalan sendiri tanpa sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat petani.

“Program Kolaborasi Sumut Berkah ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir bersama rakyat. Di Samosir kita membangun dengan semangat gotong royong dan sinergitas demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Vandiko.

Ia menambahkan, bantuan yang diterima petani merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Samosir berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan, kemudian mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Karena itu, Vandiko meminta seluruh kelompok tani memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal agar hasil panen mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini bukan sekadar bantuan bibit, tetapi harapan bagi peningkatan kesejahteraan petani. Saya berharap seluruh bantuan dimanfaatkan dengan baik supaya hasil panen maksimal dan program seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Pemerintah, lanjut Vandiko, menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Untuk menjamin keberlangsungan program, pemerintah juga telah menyiapkan offtaker atau penampung hasil panen dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram.

Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani diharapkan lebih tenang dalam mengembangkan usaha pertanian mereka tanpa kekhawatiran terhadap pemasaran hasil panen.

“Bibit disiapkan, pupuk disiapkan, pembeli hasil panen juga sudah ada. Artinya pemerintah ingin petani fokus bekerja dan mendapatkan hasil terbaik,” tambah Vandiko.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan selain bantuan benih jagung, kelompok tani juga akan menerima dukungan sarana produksi lainnya berupa pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, 100 paket pestisida, hingga bantuan alat panen.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani di Samosir.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang, mengaku bangga atas perhatian pemerintah terhadap petani. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi suntikan semangat baru bagi masyarakat tani untuk terus mengolah lahan pertanian mereka.

“Kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution yang sudah membantu petani. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk meningkatkan hasil pertanian,” ucap Baringin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap sektor pertanian tidak hanya menjadi penopang ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di kawasan Danau Toba.***

Baca Juga :
Wabup Adlin Tambunan Tinjau Pembangunan Jalan Pringgan–Kampung Pon