Di Balik Pengamanan Trail of The Kings, Ada Reuni Hangat yang Menghidupkan Kenangan Lama di Samosir
SAMOSIR.Mitanews.co.id ||
Menjelang pembukaan ajang internasional Trail of The Kings (TOTK) by UTMB 2026, Kabupaten Samosir mulai dipadati berbagai unsur pendukung kegiatan, termasuk personel pengamanan yang ditugaskan untuk memastikan event kelas dunia tersebut berlangsung aman dan sukses.
Sebanyak 10 personel bantuan dari Polda Sumatera Utara tiba di Samosir pada Kamis (11/6/2026). Kehadiran mereka merupakan bagian dari penguatan pengamanan selama pelaksanaan Trail of The Kings by UTMB yang berlangsung hingga Minggu, 14 Juni 2026.
Komandan tim pengamanan, Ipda SBP Simarmata, mengatakan bahwa penugasan tersebut merupakan amanah langsung dari Kapolda Sumatera Utara untuk membantu jajaran Polres Samosir dalam mengawal salah satu event sport tourism terbesar di kawasan Danau Toba tahun ini.
"Kami hadir untuk mendukung pengamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.
Namun, di balik kesibukan persiapan pengamanan event yang akan diikuti hampir seribu pelari dari 34 negara itu, terselip sebuah cerita sederhana yang menghangatkan suasana.
Usai melapor ke Polres Samosir, Ipda SBP Simarmata menyempatkan diri berkunjung ke sebuah kedai kopi di Pangururan yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya para jurnalis. Di lokasi tersebut, perbincangan berlangsung santai, penuh canda, dan jauh dari kesan formal.
Tidak ada sekat antara aparat, wartawan, maupun masyarakat. Semua larut dalam suasana persahabatan yang terjalin seperti kawan lama yang kembali bertemu setelah sekian waktu berpisah.
Momen itu semakin berkesan ketika warga Pangururan, Boris Situmorang, turut hadir. Pertemuan keduanya seolah membuka kembali lembaran kenangan masa lalu saat sama-sama berada di Pematangsiantar, khususnya di kawasan legendaris Pajak Horas.
Cerita demi cerita mengalir. Kenangan tentang kampung halaman, masa muda, hingga perjalanan hidup yang membawa masing-masing ke jalan pengabdian yang berbeda menjadi topik hangat dalam pertemuan tersebut.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan event internasional yang akan menggaungkan nama Samosir ke berbagai penjuru dunia, pertemuan sederhana itu menjadi pengingat bahwa persahabatan dan kenangan lama tetap memiliki tempat istimewa di hati setiap orang.
Sementara itu, Trail of The Kings by UTMB 2026 diproyeksikan menjadi salah satu ajang sport tourism terbesar yang pernah digelar di Samosir. Ribuan peserta dan pendamping dari berbagai negara akan menikmati jalur lari yang membelah panorama alam Danau Toba serta kawasan yang sarat sejarah dan budaya Batak.
Ketika dunia bersiap menyaksikan para pelari menaklukkan "jalur para raja", di sudut lain Pangururan, secangkir kopi dan sebuah pertemuan sederhana justru menghadirkan cerita yang tak kalah berharga: tentang persahabatan, kenangan, dan rasa pulang yang tak pernah hilang dimakan waktu.***
Baca Juga :
Pemkab Sergai Sambut Kepulangan 190 Jamaah Haji di Masjid Agung
