oleh

Disnaker Palas buka pendaftaran Kartu Prakerja untuk masyarakat berdampak Covid19

Mitanews,Padanglawas,-

Akibat Dampak pandemi Covid 19 banyak masyarakat Kabupaten Padanglawas (Palas) mengalami kemerosotan ekonomi, mengatasi hal tersebut pemerintah pusat menerbitkan Kartu prakerja untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid 19 tersebut, sebagai upaya pemerintah dengan ini menetapkan dua kelompok penerima manfaat kartu prakerja terdiri dari kelompok formal yang mencakup para karyawan PHK dan kelompok internal yaitu masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah terkena dampak Covid 19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs.Ramal Guspati Pasaribu MSi melalui sekretaris Jhonnedi Piliang SH MH, saat ditemui media dikantornya mengatakan, untuk para pencari kerja masih minim pendaftar. Justru sekarang didominasi oleh karyawan perusahaan yang dirumahkan yang banyak mengurus kartu pra kerja. Awalnya kartu pra kerja ini untuk membantu warga yang belum mendapat pekerjaan diberikan keterampilan, sampai saat ini pihak Disnaker sudah membuka pendaftaran selama 3 hari.

Namun belakangan pemerintah pusat menambah tujuan baru ini juga untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19. “Dengan kebijakan itu pemerintah menetapkan dua kelompok penerima manfaat kartu pra kerja tersebut, kata Jhonnedi

Dijelasakan Jhonnedi, kelompok formal yakni para tenaga kerja yang di PHK dan yang di rumahkan. Sedangkan kelompok informal adalah masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah yang terkena dampak COVID-19. Sedangkan kelompok pertama apakah mereka akan dapat menerima manfaat kartu tersebut dan diputuskan oleh Kementerian Tenaga Kerja,” katanya.

Ada beberapa persyaratan agar masyarakat bisa menerima manfaat kartu tersebut yakni itu berusia diatas 18 tahun, tidak sedang kuliah atau melakukan pendidikan formal, serta menyertakan data diri seperti nama, alamat, NIK dan email.

Jhonnedi menambahkan, maka penerima manfaat kartu pra kerja ini akan mendapatkan total biaya sekitar Rp 3.550 juta. Biaya ini untuk pelatihan online sebesar Rp 1 juta, santunan selama empat bulan Rp.600 ribu/bulan, ungkapnya(mn.04/red)

Komentar

News Feed