Fahmi Hidayah Juara Lomba Azan Gema Ramadan Martabe 2026
TAPSEL.Mitanews.co.id ||
Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Sopo Daganak di Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Ratusan masyarakat bersama para peserta tampak memadati lokasi penutupan kegiatan Gema Ramadan Martabe 2026 yang diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
Pada momen itu, salah satu penampilan yang paling menyita perhatian datang dari Fahmi Hidayah. Remaja yang masih duduk di bangku kelas VIII MTs Tahfizh Ar-Ramli itu tampil melantunkan azan dengan suara merdu dan penuh penghayatan.
Lantunan azan yang menggema di ruangan membuat suasana menjadi hening dan khusyuk. Penampilan Fahmi berhasil memukau dewan juri serta para hadirin yang menyaksikan langsung perlombaan tersebut.
Berkat penampilannya, remaja asal Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru itu berhasil meraih juara pertama pada lomba azan kategori remaja dalam ajang Gema Ramadan Martabe 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Berkah Ramadan Bangkit Bersama Tambang Emas Martabe" tersebut merupakan agenda tahunan PTAR yang rutin digelar setiap bulan Ramadan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Penutupan kegiatan turut dihadiri Camat Batangtoru, unsur Forkopimcam, manajemen PTAR yang diwakili Manager Community Relations PTAR Masdar Muda Hasibuan beserta jajaran.
Hadir juga okoh agama, tokoh masyarakat, para peserta dari Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, serta para orang tua peserta.
Gema Ramadan Martabe tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami lainnya, seperti lomba ceramah atau dakwah da’i cilik, azan subuh, mujawad, syahril Qur’an, khatib, serta hafalan Al-Qur’an (tahfiz).
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak 25 Januari hingga 5 Februari 2026 dengan jumlah peserta mencapai 271 orang dari berbagai kategori lomba.
Manager Community Relations PTAR, Masdar Muda Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Menurutnya, Gema Ramadan bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan potensi mereka di bidang keagamaan.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini. Gema Ramadan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di bidang keagamaan,” ujarnya.
Masdar juga menjelaskan bahwa saat ini PTAR tengah menghentikan sementara kegiatan operasional perusahaan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan bagi masyarakat.
“Walaupun operasional perusahaan saat ini dihentikan sementara, kegiatan keagamaan seperti Gema Ramadan ini tetap kami laksanakan secara konsisten sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami sebagian masyarakat dan berharap kondisi segera pulih.
Sementara itu, Fahmi Hidayah mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan yang diraihnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan para guru yang selama ini membimbingnya.
“Saya sangat senang bisa ikut lomba ini dan bersyukur bisa menjadi juara. Terima kasih kepada orang tua dan guru yang sudah membimbing saya,” tuturnya.
Fahmi mengaku mulai menyukai melantunkan azan sejak duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Putra pertama pasangan Safaruddin Sirait dan Lisnaini Panggabean itu juga memiliki cita-cita besar di masa depan.
Ia berharap suatu saat dapat menjadi seorang imam besar yang mampu memimpin umat serta menginspirasi masyarakat melalui dakwah dan bacaan Al-Qur’an.
“Semoga kegiatan seperti ini terus ada agar semakin banyak anak-anak yang termotivasi belajar agama dan berani tampil berdakwah,” harap Fahmi.***
Baca Juga :
Malam Ketiga Takziah Jenderal Try Sutrisno di Medan: Nilai Kebangsaan yang Menyala dari Pertemuan Singkat




















