oleh

H. Yuslin Siregar Tandai Dimulainya Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Masjid Agung Medan

-Daerah-230 views

H. Yuslin Siregar Tandai Dimulainya Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Masjid Agung Medan

MEDAN.Mitanews.co.id ||


Sekretaris Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, menandai dimulainya kegiatan berbuka puasa perdana Ramadan 1447 H di Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (17/2/2026).

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati lantai dasar masjid, ia mengajak umat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ibadah dan kebersamaan.

Sejak pukul 17.00 WIB, jamaah berduyun-duyun memasuki masjid yang megah tersebut.

Sebagian di antaranya datang dari luar Kota Medan untuk merasakan suasana berbuka puasa bersama sekaligus bersilaturahmi.

Mereka duduk lesehan berbaris rapi, saling berhadapan, dalam atmosfer religius yang hangat dan tertib, sembari menanti azan Magrib berkumandang.

Saat memulai kegiatan, Yuslin didampingi Imam Besar Masjid Agung Medan, H.M. Syukur Siregar, M.Pd., Alhafidz, yang juga pimpinan Pesantren Tahfidzul Quran Alchoiriyah. Turut hadir muazin Ustadz H. Zulhendri Tampubolon dan Ustadz Nasri Harahap, S.E., serta sejumlah pengurus, antara lain H. Abdullah Matondang, Rianto Aghly, dan Zulkifli Harahap.

Tampak pula AKP Irwansah Sitorus, S.H., M.H. (Kasat Reskrim Palas) dan AKP Abdi Tansar, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Yuslin menegaskan bahwa Badan Kenaziran telah menyiapkan berbuka bagi jamaah selama Ramadan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan masjid.

“Kami dari Badan Kenaziran Masjid Agung Medan sudah menyiapkan panganan dan minuman untuk jamaah selama Ramadan ini. Kami mengharapkan kerja sama seluruh jamaah untuk menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh hidangan berbuka puasa berasal dari sumbangan para donatur dan tidak menggunakan dana kas maupun tabung infak masjid. Para donatur tersebut antara lain H. Musa Idishah (Dodi), H. Yuslin Siregar, H. Indra Utama, H.T. Soelaiman, H.T. Dzulmi Eldin, Chandra Lubis, dan Azis Balatif.

Selain menyediakan takjil berupa bubur dan air mineral setiap hari, Badan Kenaziran juga berencana menyiapkan makan sahur pada malam-malam itikaf, yakni malam 21, 23, 25, dan 27 Ramadan.

“Insya Allah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir, kami juga menyediakan sahur berupa nasi bungkus yang baik dari Rumah Makan Garuda. Kami doakan para donatur diberi panjang umur, kesehatan, dan rezeki yang berkah,” kata Yuslin.

Kegiatan berbuka puasa bersama ini merupakan agenda rutin tahunan. Tahun lalu, jumlah jamaah pada hari biasa berkisar 400–500 orang, sedangkan pada akhir pekan dapat mencapai lebih dari 700 hingga seribuan jamaah.

Dengan tradisi berbuka bersama yang terus terjaga, Masjid Agung Medan kembali menjadi ruang silaturahmi dan pusat penguatan spiritual umat di Kota Medan sepanjang Ramadan 1447 H.***

Baca Juga :
Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional

News Feed