oleh

Hendri Siregar : Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan Jangan Memberikan Putusan Sesat!!

-Hukum-473 views


Hendri Siregar : Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan Jangan Memberikan Putusan Sesat!!

PELALAWAN.Mitanews.co.id ||


Miris, tragis dan Putusan sesat! , itulah kalimat yang disampaikan Pengacara Hendri Siregar SH, kepada para awak media di Pangkalan Kerinci pada hari Senin 27 Mei 2024 terkait dengan perkara perdata yang saat ini sedang ditanganinya.

Bagaimana tidak, Klien nya atas nama Auguster Sinaga di gugat perdata di Pengadilan Negeri Pelalawan dengan Register Perkara Nomor: 69/Pdt.G/2023/PN.Plw.

Dalam surat gugatan tersebut, si Penggugat ahli waris Ahmad K mendalilkan klien saya Auguster Sinaga memiliki surat tanah yang di terbitkan oleh Camat Bunut pada tahun 1994. Padahal faktanya klien saya memiliki tanah berdasarkan Surat SKGR yang diterbitkan Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur pada tahun 2017”, ungkap Hendri Siregar.

Seharusnya demi hukum Majelis hakim yang memeriksa perkara menolak gugatan si Penggugat.

" Apalagi pihak Penggugat mendalilkan Klien saya membeli tanah tersebut dari 2 (dua ) orang masing masing atas nama “LEMAN” dan “SUDIRMAN”, namun si Penggugat tidak menggugat kedua nama tersebut. Seharusnya mereka itu digugat juga," ujar Hendri

Hendri selaku Kuasa Hukum si Tergugat secara resmi pada hari ini Senin tanggal 27 Mei 2024 sudah berkirim surat kepada Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan untuk dilakukan ulang Pemeriksaan Setempat terhadap objek perkara.

“Alasan saya meminta ulang Pemeriksaan setempat, karena pada saat Pemeriksaan Setempat yang dilakukan pada hari Jumat tanggal 8 Maret 2024 lalu, Majelis Hakim tidak melakukan sidang lapangan secara sempurna”, kata Hendri Siregar SH.

Seharusnya sesuai (SEMA) Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 7 Tahun 2001 tentang Pemeriksaan Setempat, itu harus dilakukan pencocokan sempadan tanah sesuai surat masing-masing para pihak, harus dilakukan pengukuran juga.

Akan tetapi Majelis Hakim yang memeriksa perkara mengabaikan SEMA Mahkamah Agung tersebut.

" Kalau nanti Majelis Hakim memberikan putusan yang memenangkan si Penggugat Ahli Waris Ahmad K. Maka saya katakan itu adalah putusan sesat," tegasnya.

Disampaikan Pengacara Hendri Siregar juga seyogianya putusan 69/Pdt.G/2023/PN.Plw akan dibacakan pada hari Kamis 30 Mei 2024.

“Harapan saya Majelis Hakim jangan sampai memberikan putusan sesat dengan memenangkan pihak si Penggugat”, kata pengacara Hendri Siregar,SH.

Awak media komfirmasi dengan humas pengadilan negeri Pelalawan, DR. Jetha Tri Dharmawan S.H, M.H, terkait perkara Nomor 69/Pdt.G/2023/PN. Plw, dan surat yang sudah dimasukkan oleh kuasa hukum Hendri Siregar S.H, Senin 27-5-2024.

Jetha mengatakan bahwa surat tersebut sudah di exposisi oleh ketua pengadilan negeri Pelalawan, dan surat tersebut sudah sampai kepada ketua hakim yang menangani nya.

Lanjut Jetha soal dikabulkannya permohonan ulang pemeriksaan setempat objek itu, tergantung hakim yang menangani nya, sidang putusan ini akan dilanjutkan tanggal 30-5-2024, di situ hak dari hakim yang menangani memutuskan bukan kami pak tutup Jetha.
(Davidson)***

Baca Juga :
Bupati Asahan Lepas 18 Jama’ah Calon Haji Tahun 1445 H Kloter 14

News Feed