oleh

Menjaga Arah Pembangunan: Harapan Besar Gubernur kepada Dikky Anugerah

-Daerah-186 views

Menjaga Arah Pembangunan: Harapan Besar Gubernur kepada Dikky Anugerah

Oleh Zulfikar Tanjung

Mitanews.co.id ||
Pelantikan kembali Dr. Dikky Anugerah pada jabatan strategis di perangkat perencanaan pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Senin (9/3/2026), bukan sekadar konsekuensi administratif akibat perubahan nomenklatur organisasi.

Momentum itu juga menjadi penanda harapan besar Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terhadap sosok birokrat yang selama ini dikenal memiliki kapasitas kuat di bidang perencanaan pembangunan daerah.

Perubahan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperisda) memperluas mandat lembaga tersebut.

Tidak lagi semata menyusun rencana pembangunan, tetapi juga menjadi motor penggerak riset dan inovasi daerah.

Dalam konteks itulah, gubernur menempatkan Dikky Anugerah sebagai figur kunci yang diharapkan mampu menjaga arah pembangunan Sumatera Utara agar tetap terkoordinasi, harmonis, dan bergerak menuju tujuan bersama.

Dalam sambutannya di Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan, Bobby Nasution menggunakan analogi sederhana namun sarat makna.

Ia menggambarkan peran Bapperisda seperti pemandu perjalanan yang memastikan kendaraan menuju tujuan dengan rute yang tepat.

“Kalau kita dari Medan mau ke Berastagi, tentu harus diberitahu kepada drivernya tentang rute-rutenya. Lewat jalan yang mana, bagaimana kondisi jalannya, lebarnya, panjangnya, apakah cukup untuk empat mobil atau dua mobil, bagaimana belokannya, berapa jumlah belokannya, berangkat jam berapa dan sampai kira-kira jam berapa,” kata Bobby.

Analogi tersebut menggambarkan betapa pentingnya fungsi perencanaan pembangunan yang terarah.

Dalam pandangan gubernur, Bapperisda bukan sekadar institusi teknokratis yang menyusun dokumen perencanaan, melainkan lembaga yang memberikan panduan arah pembangunan (pedoman arah pembangunan) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Di sinilah peran Dikky Anugerah menjadi krusial. Ia diharapkan mampu menjadi “penuntun arah” yang memastikan seluruh OPD bergerak dalam harmoni menuju satu tujuan besar: keberhasilan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.

Namun, menariknya, Bobby Nasution juga menekankan bahwa fungsi panduan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kreativitas OPD.

Sebaliknya, panduan itu justru menjadi kerangka bersama yang memungkinkan setiap OPD mengembangkan inovasi di bidangnya masing-masing.
Menurut gubernur, setiap perangkat daerah tetap harus diberi ruang berkreasi dan berinovasi.

Dengan demikian, pembangunan tidak berjalan secara kaku, tetapi justru dinamis dan produktif.
Pendekatan ini mencerminkan model tata kelola pembangunan modern: terarah secara strategis, tetapi fleksibel secara operasional.

Dalam model seperti ini, Bapperisda berfungsi sebagai kompas pembangunan daerah, sementara OPD menjadi penggerak inovasi yang bekerja secara simultan di berbagai sektor.

Harapan besar Bobby Nasution kepada Dikky Anugerah juga dapat dibaca sebagai indikasi kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinannya. Selama ini, Dikky dikenal sebagai birokrat yang memiliki pemahaman kuat terhadap perencanaan pembangunan sekaligus terbuka terhadap pendekatan inovatif.

Kepercayaan tersebut bukan tanpa alasan. Di tengah kompleksitas pembangunan daerah—mulai dari tantangan ekonomi, penguatan sumber daya manusia, hingga pemerataan pembangunan wilayah—dibutuhkan figur yang mampu menyinergikan berbagai kepentingan OPD agar bergerak dalam satu arah strategis.

Pada akhirnya, seluruh proses itu bermuara pada satu tujuan: menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan peran barunya di Bapperisda, Dikky Anugerah diharapkan mampu menjembatani perencanaan, riset, dan inovasi dalam satu ekosistem pembangunan daerah yang terpadu.

Jika fungsi panduan arah pembangunan itu berjalan efektif, maka harmonisasi antar-OPD bukan hanya menjadi slogan birokrasi, melainkan kekuatan nyata yang mendorong Sumatera Utara melangkah lebih cepat menuju kemajuan.(penulis bersertifikat wartawan utama dewan pers)***

Baca Juga :
TERPILIH KETUA SENAT IAIDU ASAHAN, MIFTAH AHDA DARMA LAKSANAKAN PROGRAM PERTAMA

News Feed