oleh

Musda KNPI kota Sukabumi kembali ditunda, IMM Sukabumi Raya Angkat Bicara

Kota Sukabumi.MitaNews.co.id | Musda KNPI kota sukabumi kembali dipending untuk kedua kalinya setelah sebelumnya pernah ditunda pada tanggal 21 april 2021.

Ketua Umum Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Sukabumi Bayu Maulana firdaus S.P, melalui Bidang agraria dan maritim Riswanto kepada MitaNews.co.id mengatakan dirinya sangat menyayangkan kegiatan Musda KNPI kota Sukabumi selalu diwarnai kericuhan yang mana mengakibatkan ditundanya proses pergantian kepemimpinan tersebut, Rabu (9/6/2021).

“KNPI kota Sukabumi sudah mengalami degradasi moral, hal ini terlihat dari prosesi musda yang selalu diwarnai insiden kericuhan, musda seharusnya menjadi arena tarung gagasan dan pemikiran untuk mewujudkan KNPI kota Sukabumi lebih baik lagi kedepannya, berdinamika atau berbeda pendangan sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia demokrasi akan tetapi tidak seharusnya diwarnai dengan insiden kericuhan yang mengakibatkan terhambatnya penyelenggaraan
musda KNPI kota untuk yang kedua kalinya, terlepas dari siapapun yang menang kota Sukabumi hari ini memerlukan sosok pemimpin bagi pemuda dikota ini,” ujar alumni madrasah agraria nasional (MAN) tersebut.

Dirinya takut jika kekosongan kekuasaan tersebut terlalu berlarut-larut sehingga mengakibatkan pemuda kehilangan momentum sebagai mitra kritis dan kepanjangan dari pemuda kota Sukabumi.

“Jangan sampai kekosongan jabatan KNPI ini terlalu berlarut larut. Sehingga pemuda kehilangan momentum sebagai mitra kritis dan kepanjangan tangan dari pemuda kota sukabumi”ungkapnya .

Lanjut dikatakan , dengan terjadinya insiden kericuhan pada lanjutan musda KNPI pada tanggal 1 juni 2021 menandakan bahwa KNPI kota sukabumi ini sudah tidak lagi memiliki moral dan mental seorang cendekiawan, sudah berapa lama waktu yang terbuang selama kegiatan musda ini. Sudah berapa banyak anggaran yang terhambur sia-sia dalam melaksanakan musda ini, mau sampai kapan perhelatan musyawarah yang cenderung mengedepankan egoisentris masing-masing calon ini dipertontonkan kepada masyarakat.?, tentunya sungguh sangat disayangkan dan memalukan sekali,” ungkapnya.

Menurutnya, musyawarah seharusnya mengedepankan dan memperlihatkan gagasan keintelektualan guna menghasilkan kemufakatan bukan malah menonjolkan kepentingan yang mengakibatkan terjadi chaosnya dan saling klaimnya kemenangan, saling klaimnya kemenangan ya sah-sah saja akan tetapi, tidak eloklah ketika kemenangan itu hasil dari klaim sepihak, karena perbuatan seperti itu tidak mencerminkan demokrasinya dalam pehelatan ini.

“Mau gimanapun dan seperti apapun peraturannya musyawarah ini adalah hajatnya para pemuda atau OKP Kota Sukabumi, jadi jangan sampai hajat pemuda ini diperkeruh oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, apapun hasil daripada kesepakatan forum atau delegasi yang mempunyai hak bicara dan hak suara didalam forum itu adalah hasil yang sah. Sekali lagi kami sampaikan suara yang mutlak adalah suara forum bukan suara SC atau OC,” jelasnya.

Maka dari itu kami dari Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sukabumi raya menegaskan, demi kelancaran lanjutan musda KNPI kota sukabumi ini maka perlu di berikan hak bicara yang seluas luasnya kepada forum yang memang menjadi presentative dari keterwakilan pemuda di kota sukabumi sesuai mekanisme persidangan yang berlaku.( Ali ).

Baca juga : Gubernur Janji Evaluasi Proses PPDB Sumut

Komentar

News Feed