oleh

Partai NasDem Pelopori Kenaikan Gaji Aparat Desa di Tapteng dari Rp750 Ribu jadi Rp 2 Juta

-Politik-2,075 views

TAPTENG.Mitanews.co.id | Gaji para aparatur desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) akan naik signifikan di tahun 2023 mendatang. Kenaikan gaji para aparatur desa tersebut dipelopori oleh Partai NasDem melalui fraksi NasDem Tapteng selaku partai terbesar di daerah itu dengan perolehan kursi terbanyak, yakni 14 kursi di DPRD Tapteng.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Partai NasDem Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, SH usai menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tapanuli Tengah, di Kantor Sekretariat DPD Partai NasDem Tapteng, di Pandan, pada Selasa (29/11/2022) sore.

“Pengurus APDESI Tapteng mewakili 159 kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah bersilaturahmi dengan DPD Partai NasDem Tapteng. Mereka mengucapkan terima kasih karena mendapat kabar dari DPRD Tapteng tentang diterimanya usulan tentang kenaikan gaji aparat desa tersebut,” kata Ketua DPD Partai NasDem Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Bakhtiar menjelaskan bahwa kenaikan gaji para aparat desa di Tapteng itu yakni, Aparat Desa/Kaur berjumlah 636 orang, dengan gaji semula sebesar Rp.750 naik menjadi Rp 2.022.200. Kemudian, Kepala Dusun berjumlah 590 orang, dengan gaji semula Rp 500 ribu naik menjadi Rp 2.022.200.

Selain itu, gaji Kepala Desa juga naik dari semula Rp 1,4 juta menjadi Rp 2.426.000, dan gaji Sekdes juga ikut naik dari semula Rp1 juta menjadi Rp 2.224.000.

“Ada kenaikan gaji yang signifikan di tahun 2023 mendstang, itu sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Bakhtiar.

Lebih lanjut Bakhtiar menyungkapkan bahwa sewaktu menjabat sebagai Bupati Tapteng, dirinya berjanji akan memperjuangkan kenaikan gaji para aparatur pemerintahan desa yang sebelumnya dinilai kurang pantas, termasuk Kepala Dusun yang sebelumnya hanya bergaji Rp 500 ribu menjadi Rp 2.022.200.

“Pernah kita coba untuk menaikkannya, namun sempat tertunda karena terjadinya refocusing anggaran akibat Covid-19. Kenaikan gaji ini kita lakukan agar optimalisasi pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana dengan baik. Tidak mungkin kita tuntut orang bekerja dengan optimal, sementara gajinya hanya Rp 500, itu tidak mungkin,” ungkap mantan Bupati Tapteng itu.

Atas dasar itu, tambah Bakhtiar, Partai NasDem mempelopori kenaikan gaji para aparatur desa tersebut, dengan mendapat dukungan dari fraksi-fraksi partai lain di DPRD Tapteng.

“Anggaran ini dikawal terus oleh Ketua DPRD dan Ketua Fraksi. Kita ada 14 kursi di DPRD Tapteng, dan juga ada teman-teman kami dari partai lain. Ini bukan masalah partai, tetapi kita lebih kepada memperjuangkan kebutuhan yang sebenarnya di jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Karena ketika pendapatan bertambah, otomatis kita berharap sebanding dengan kinerja yang optimal dalam melayani masyarakat,” tutur Bakhtiar.

Dengan kenaikan gaji tersebut di tahun 2023 mendatang, Bakhtiar mengimbau para Kepala Desa untuk tidak sewenang-wenang mengganti para aparat desanya dengan keluarganya. Bakhtiar juga berharap kepada Ketua APDESI Tapteng untuk terus mengingatkan para Kepala Desa agar tetap komit untuk tidak mengganti para aparat desanya dengan keluarganya, terutama keluarga para kepala desa, karena adanya kenaikan gaji tersebut.

“Saya salut dengan para Kepala Desa dan juga para Pengurus APDESI yang bersungguh-sungguh meyakinkan kami untuk memperjuangkan anggaran tersebut, agar gaji para aparat desa bisa naik guna mendukung kinerja Kepala Desa agar melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.

Selain kenaikan gaji para aparat desa tersebut, Bakhtiar juga memastikan bahwa anggaran untuk 1.000 orang tukang becak dengan masing-masing sebesar Rp 2 juta, sudah ditampung di R-APBD Tapteng Tahun 2023 mendatang. Tidak hanya itu, Bakhtiar juga menyampaikan bahwa bantuan rehab rumah sebesar Rp 40 juta untuk 70 unit rumah, juga sudah ditampung di R-APBD Tapteng Tahun 2023 mendatang.

“Karena itu adalah program kami sewaktu kami menjabat Bupati Tapteng saat itu. Dan saat ini pembahasan di DPRD sudah berjalan dan sedang tahap akhir keputusan,” tandasnya.

Turut hadir pada konferensi pers itu, Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Tapteng Darwin Sitompul, Sekretaris DPD NasDem Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu yang juga Ketua DPRD Tapteng, Ketua Fraksi NasDem DPRD Tapteng Imam Safii Simatupang, Ketua Komisi A DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani, Ketua Komisi C DPRD Tapteng Adhitia Melfan Tanjung serta para Anggota DPRD Tapteng dari fraksi partai NasDem.(MN.16)

Baca Juga : PB HMI Bela Kabareskrim

News Feed