oleh

Pemkab Samosir Tegaskan Kematian Warga Tidak Terkait Himpitan Ekonomi, Kunjungi Keluarga dan Serahkan Santunan

-Daerah-43 views

Pemkab Samosir Tegaskan Kematian Warga Tidak Terkait Himpitan Ekonomi, Kunjungi Keluarga dan Serahkan Santunan

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan bahwa meninggalnya seorang warga, Jonius Taripar Sidabutar pada Rabu (1/4/2026), tidak berkaitan dengan isu himpitan ekonomi sebagaimana sempat beredar di masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan langsung pemerintah daerah saat mengunjungi rumah duka untuk memberikan penghiburan kepada keluarga.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, hadir secara langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

“Kehadiran kami adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat. Kami turut berdukacita atas kepergian almarhum dan berharap keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Ariston.

Dalam kesempatan tersebut, Ariston juga menegaskan bahwa berbagai informasi yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan tekanan ekonomi tidak sesuai dengan fakta yang dimiliki pemerintah daerah.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Samosir, keluarga almarhum selama ini telah menjadi penerima berbagai program perlindungan sosial dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Di antaranya tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Sembako Tahun 2026, penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan atau BPJS Kesehatan yang masih aktif, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra periode September–Desember 2025, Bantuan Pangan Tahun 2025, serta program bedah rumah pada tahun 2021.

Selain itu, keluarga tersebut juga tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada periode 2021 hingga 2023. Pada tahun 2026, keluarga juga masih menerima bantuan BPNT secara rutin.

Dengan adanya berbagai bentuk bantuan sosial tersebut, pemerintah daerah menilai bahwa kebutuhan dasar keluarga telah mendapat perhatian melalui program perlindungan sosial yang tersedia.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi keluarga yang ditinggalkan. Ia menyampaikan harapan agar salah satu anggota keluarga dapat memperoleh kesempatan kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Pemerintah daerah juga meminta jajaran terkait untuk memberikan perhatian lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan perbaikan rumah apabila diperlukan.

Sementara itu, ayah almarhum, Tunggul Sidabutar, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada keluarganya.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Terima kasih atas perhatian pemerintah yang sudah datang memberikan penghiburan kepada kami,” ujarnya.

Ibu almarhum, boru Sihombing, juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa kematian anaknya disebabkan oleh persoalan ekonomi.

“Itu tidak benar karena himpitan ekonomi. Sampai saat ini kami masih menerima bantuan pemerintah,” katanya. Ia menjelaskan bahwa keluarga terakhir menerima bantuan BPNT sebesar Rp600 ribu pada Februari lalu.

Pemerintah Kabupaten Samosir mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi serta tetap menjunjung tinggi empati dan rasa kemanusiaan terhadap keluarga yang tengah berduka.***

Baca Juga :
LKPJ 2025 Disampaikan, Pemko Binjai dan DPRD Tetapkan Propemperda 2026