oleh

Peringati 10 Muharam 1440 H, Ponpes Al-Muhklishin Adakan Lomba Masak Bubur Asyuro

Padanglawas, MitaNews,-

Peringati 10 Muharram 1440 Hijriyah, Pondok Pesantren Al-Muhklishin Sibuhuan mengadakan Lomba Memasak Bubur Asyuro,Kamis ( 20/09/2018)di Halaman Ponpes Al-Muhklisin. Ketua Panitia H. Rizal Efendi Daulay,MM, ketika ditemui Awak Media ini memjelaskan bahwa kegiatan ini bagian dari pengetahuan Islamiyah tentang Sejarah Nabi Nuh AS.

Santriawan/Santriawati Ponpes Al-Muhklishin Sibuhuan, melakukan aktivitas lomba masak Bubur Asyuro, Kamis( 20/09).

Peserta lomba masak Bubur Asyuro diikuti 44 kelas, mulai kelas tujuh sampai kelas 12. Setiap kelasnya, mengikuti perlombaan 1( Satu) Kuali. Menyangkut bahan masakan, ” Bahan masakan diambil dari segala macam tumbuhan yang halal”. Kata Rizal. Lebih lanjut dikatakannya, Pengumuman pemenang masak akan dibacakan besok, Jum’at (21/09) di Halaman Sekolah kepada peserta. ” Hasil perlombaan tidak bisa Kita umumkan sekarang karena semua guru dan Santriawan/Santriawati Melaksanakan Ibadah, jadi tidak ada yang bisa menilai”.fungkas H. RIZAL yang didampingi salah satu Ustadz, Adnan Yayah Hasibuan.

Lebih lanjut H. Rizal efendi daulay juga menegaskan, bahwa Tujuan dari dilaksanakan perlombaan ini adalah ” Mendidik” secara langsung jiwa PatriAgamais. Outputnya, menjiwai kerjasama antara sesama.

” Dari proses mengolah bubur, anak sudah diberi pendidikan untuk menyatukan rasa dan kebersamaan kerja”,jelas Rizal. Dan yang paling objektif lagi, santri akan mengenang sejarah Nabi Nuh ketika menghadapi banjir, serta berjuang hidup selama 40 hari di Atas Kapal bersama Kaumnya.

Dalam peristiwa itu, Sambung Ustadz Adnan Yayah Hasibuan,dalam sejarah Islam, bahwa setelah 40 hari Nabi Nuh bersama Kaumnya kehabisan makanan, sehingga dikumpul segala jenis tumbuhan dan dijadikan bubur untuk dijadikan makanan Kaum Nabi Nuh.Dengan Demikian, peristiwa yang dialami Nabi Nuh beserta Kaumnya ,selain sejarah, juga dapat diambil amanahnya.

” Dari perlombaan ini, yang Kita harapkan, membina kekompakan dan kerjasama, sekaligus mengenang sejarah Nabi Nuh peserta Kaumnya”. Jelas Ustadz Adnan.(Sun)

Komentar

News Feed