Peringati HUT Ke-80 Asahan, Dinkes Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
ASAHAN.Mitanews.co.id
Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Asahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan menggelar kegiatan sosial yang sarat makna.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berbagi dengan anak yatim serta kaum dhuafa sekaligus mempererat kebersamaan melalui acara buka puasa bersama.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan pada Jumat (13/3/2026). Suasana penuh kehangatan terasa saat para pejabat daerah, pegawai dinas, serta tamu undangan berkumpul dalam kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menonjolkan kepedulian sosial.
Sejumlah tokoh penting daerah turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, perwakilan TP PKK Kabupaten Asahan, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna.
Turut memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut, Ustaz Heri Kusmiadi yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat silaturahmi di lingkungan dinas maupun dengan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa santunan diberikan kepada 32 anak yatim dan 18 kaum dhuafa berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan pentingnya kesiapsiagaan layanan kesehatan, terutama menjelang masa libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
"Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah titik layanan kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis selama periode mudik," kata Bupati.
Menurutnya, delapan titik pelayanan kesehatan telah disiagakan di lokasi strategis, termasuk puskesmas rawat inap dan fasilitas kesehatan yang berada di jalur lintas utama. Seluruh layanan tersebut dipastikan tetap beroperasi selama 24 jam.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan peran tenaga kesehatan dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Indah). Tenaga medis diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sesi foto bersama. Senyum para anak yatim dan kaum dhuafa yang menerima bantuan menjadi momen yang menambah makna peringatan HUT ke-80 Kabupaten Asahan tahun ini.***
