oleh

Prajurit Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah Sigap Bantu Korban Bencana Angin Kencang di Dolok Masihul

-Daerah-67 views

Prajurit Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah Sigap Bantu Korban Bencana Angin Kencang di Dolok Masihul

SERGAI.Mitanews.co.id ||


Puluhan personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 902/Sri Paduka Gocah (SPG) Serdang Bedagai bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin kencang disertai hujan deras di Dusun V, Desa Blok 10, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (SergI), Sumatera Utara.

Angin kencang tersebut terjadi pada Kamis 4 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Angin kencang yang menerjang kawasan permukiman warga mengakibatkan sedikitnya 14 unit rumah mengalami kerusakan.

Adapun tingkat kerusakan yaitu mulai dari atap seng yang terbang hingga bagian bangunan yang roboh akibat terpaan angin dan pohon tumbang.

Puluhan prajurit Yonif TP 902 SPG langsung diterjunkan ke lokasi pada Jumat 5 Juni 2026 untuk membantu proses evakuasi, pembersihan puing-puing bangunan, serta meringankan beban warga yang terdampak.

Komandan Yonif TP 902 Sri
Paduka Gocah, Letkol Inf Akhmad Saefuddin, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada rakyat, khususnya saat menghadapi situasi bencana.

“Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah selalu berupaya cepat tanggap dan sigap dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan," ujar Letkol Ahmad.

Prajurit kami,sambung Danyon TP 902 SPG, turun langsung ke lapangan untuk membantu warga terdampak bencana, membersihkan puing-puing serta melakukan upaya pemulihan pascabencana.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 14 rumah warga terdampak angin puting beliung. Kerusakan yang terjadi antara lain atap seng rumah yang terlepas dan terbawa angin, dinding rumah roboh, hingga gubuk usaha milik warga yang rusak berat.

Sejumlah warga yang mengalami kerusakan rumah di antaranya Asma (45), Suparti (52), Mesman (51), Sawaludin (45), Pai (45), Sujono (49), Suarno (51), Warsito (45), Mariani (45), Suardi (52), Misriani (48), Suyanto (45), Ramli (48), dan Idris (55).

"Beruntung dalam peristiwa
tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, "ujarnya.

Selain membantu proses pembersihan dan pendataan rumah warga yang terdampak, personil Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta pihak Kecamatan Dolok Masihul untuk percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.***

Baca Juga :
Pemkab Nias Gelar Sosialisasi Inventarisasi