oleh

PTAR, TNI AL dan Pemkab Tapsel Siapkan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana

-Daerah-264 views

PTAR, TNI AL dan Pemkab Tapsel Siapkan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana

TAPSEL.Mitanews.co.id ||


PT Agincourt Resources (PTAR) bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan menyiapkan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Batangtoru, Kamis (8/1/2026).

Sebanyak 144 warga terdampak bencana akan ditampung di tenda-tenda Huntara yang dipusatkan di sekitar Posko Batu Hula, Kecamatan Batangtoru.

Hunian sementara tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.

Penyiapan Huntara ini ditinjau langsung oleh Senior Manager Community PTAR Christine Pepah bersama Komandan Satuan Tugas (Satgas) Zeni Marinir Kapten (Mar) Zainal.

Peninjauan juga dihadiri Komandan Operasi TNI AL Lettu (Mar) Susdeniyanto, Pasi Ops Batalyon Brimob Polda Sumut AKP Martoga, Kapolsek Batangtoru AKP PM Siboro, serta sejumlah staf PTAR.

Christine Pepah menyampaikan bahwa penyiapan Huntara merupakan bentuk kepedulian dan sinergi lintas sektor dalam membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Sejumlah tahapan penanganan darurat telah kami lakukan bersama seluruh pihak. Saat ini memasuki tahap pemulihan dengan menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak, bekerja sama dengan pemerintah daerah,” ujar Christine.

Ia menjelaskan, Pemkab Tapsel telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1,4 hektare. Selanjutnya, PTAR melakukan pembersihan lokasi, pematangan lahan, penataan area, hingga desain tenda serta fasilitas pendukung lainnya.

Pada tahap awal, sebanyak 144 tenda Huntara berukuran 4x6 meter dan 6x6 meter didirikan di lokasi. Seluruh tenda itu merupakan bantuan dari Kementerian ESDM dan dipasang oleh prajurit TNI AL dengan dukungan personel Brimob. Setiap tenda mampu menampung sekitar enam hingga delapan orang.

“Sesuai kesepakatan dengan pemerintah daerah, tahap awal disiapkan 144 tenda. Ke depan dimungkinkan adanya penambahan. Untuk pengaturan penghuni sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah, sementara kami fokus pada penyiapan fasilitasnya,” jelas Christine.

Selain tenda, Kementerian ESDM juga menyalurkan bantuan berupa 300 unit matras angin. Sementara Pemkab Tapsel menyiapkan fasilitas pendukung seperti toilet, air bersih, akses jalan umum, serta jaringan listrik yang didukung oleh PLN.

“Kami berharap Huntara ini menjadi solusi sementara yang layak dan aman bagi masyarakat, sambil menunggu pembangunan hunian tetap dari pemerintah,” tambahnya.

Christine juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut sembari berharap warga terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

Sementara itu, Komandan Satgas Zeni Marinir Kapten (Mar) Zainal mengatakan TNI AL mengerahkan 35 prajurit untuk mendukung pendirian tenda Huntara. Selain itu, TNI AL juga akan membangun sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Prajurit bekerja mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB agar pemasangan tenda dapat selesai sesuai target sebelum kami bergeser ke lokasi lain,” ujar Kapten Zainal.

Pasi Ops Batalyon Brimob Polda Sumut AKP Martoga menambahkan, pihaknya mengerahkan 30 personel untuk membantu TNI AL dalam pendirian tenda.

“Kami terus berkolaborasi bersama TNI, PTAR dan Pemkab Tapsel sebagai bagian dari tugas kemanusiaan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” tegasnya.

Salah seorang warga terdampak bencana mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah, TNI dan PTAR. Menurutnya, banyak warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak diterjang banjir.

“Tenda Huntara ini sangat membantu kami sebagai tempat tinggal sementara sambil menunggu rumah dibangun kembali. Kami berharap kondisi segera pulih dan bisa kembali menjalani kehidupan normal,” ucapnya. (Anwar)***

Baca Juga :
PWI Sergai Siap Gelar Konferensi, Bupati Ajak Wartawan Tetap Solid dan Kompak