Resmi Beroperasi, SPPG Jati Mulyo Distribusikan MBG ke 995 Siswa
SERGAI.Mitanews co.id ||
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati Mulyo, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), resmi beroperasi Senin 26 Januari 2026.
Sebanyak 995 lebih siswa penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) dari program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak dan membangun sumber daya manusia unggul sejak dini.
Kepala SPPG Jati Mulyo, M. Fikri HSB mengatakan, Dapur MBG mulai beraktivitas sejak hari ini untuk melayani
Program ini menjangkau 13 satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SLB, yakni SDN 104262 Jati Mulyo, SDN 106838 Jati Mulyo, SDN 101939 Melati, SDN 105368 Karang Anyar, SLB Negeri Serdang Bedagai, RA Ishlahul Ummah, TK Melati Jaya, TK As-shuddin, TK Alsirah Bustanul Athfal, TK Annida, TK Al-Husna,
PAUD Al-Husna, dan TPA Al-Mukmin.
Setiap sekolah menerima pengantaran makanan secara langsung agar kualitas dan kebersihan tetap terjaga hingga sampai ke tangan siswa.
Menu yang disajikan pada hari perdana operasional dirancang memenuhi standar gizi seimbang, terdiri dari, Nasi putih, Ayam goreng, Orek tempe, Tumis brokoli dan wortel, Buah pisang.
Kombinasi karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah segar tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan energi dan konsentrasi belajar siswa selama di sekolah.
M. Fikri HSB, menyampaikan bahwa dapur MBG berkomitmen menjaga kualitas makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan.
“Hari ini perdana kita operasional. Alhamdulillah hampir seribu porsi berhasil kita siapkan dan distribusikan ke sekolah-sekolah. Kita pastikan makanan bersih, sehat, dan tepat waktu agar anak-anak bisa belajar dengan lebih semangat,” ujarnya.
Untuk menjamin mutu bahan pangan, proses logistik dan keuangan juga diawasi secara ketat. Ibu Dira, selaku akuntan MBG Jati Mulyo, bertanggung jawab memantau keluar-masuknya bahan makanan seperti sayuran, buah-buahan, lauk pauk, serta pengelolaan anggaran program.
Ia memastikan seluruh bahan yang digunakan segar dan layak konsumsi.
“Kami cek langsung setiap barang yang masuk, baik buah, sayur, maupun bahan lainnya. Semua harus sesuai standar agar gizi anak-anak benar-benar terjaga,” jelasnya.
Terakhir ia mengutarakan, bahwa program MBG merupakan bagian dari strategi nasional pemerintah dalam menekan angka stunting, meningkatkan kesehatan anak, serta memperkuat kualitas pendidikan. Asupan gizi yang cukup dinilai berperan penting dalam membentuk generasi yang cerdas, aktif, dan produktif.
Beberapa guru mengaku siswa terlihat lebih antusias saat jam makan siang karena mendapat menu sehat secara gratis.
Dengan beroperasinya dapur MBG di Jati Mulyo, diharapkan program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Pegajahan dan sekitarnya.***
Baca Juga :
Wabup Sergai Serahkan Bantuan RST Program Kemensos RI di Desa Mangga Dua
