oleh

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Samosir, Wabup Tekankan Akurasi dan Integritas Data

-Daerah-92 views

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Samosir, Wabup Tekankan Akurasi dan Integritas Data

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam menghadirkan data yang akurat, terpercaya, dan berdaya guna untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, saat membuka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir di Hotel JTS Parbaba, Selasa (2/6/2026).

Menurut Ariston, di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, data telah menjadi kebutuhan mendasar dalam proses pengambilan keputusan. Setiap program pembangunan membutuhkan pijakan yang kuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan.

“Pembangunan yang berhasil selalu diawali oleh data yang berkualitas. Ketika data yang dimiliki akurat, maka kebijakan yang lahir pun akan lebih tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ariston.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, KBO Binmas Polres Samosir Horas L. Situmorang, Kepala BPS Kabupaten Samosir Devita Norani Saragih, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Pematangsiantar Apri Tantri Hutagaol.

Momentum Memetakan Potensi Daerah

Ariston menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendata aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk melihat arah perkembangan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Bagi Kabupaten Samosir, sensus tersebut dinilai memiliki nilai strategis yang sangat besar. Di tengah pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, jasa, dan UMKM yang terus berkembang, pemerintah membutuhkan data yang valid untuk memetakan potensi sekaligus menyusun kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Sebagai daerah yang terus bertumbuh, Samosir membutuhkan data yang mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan. Dengan data yang lengkap dan terpercaya, pemerintah dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif dan tepat guna,” katanya.

Integritas Petugas Menentukan Kualitas Hasil

Dalam kesempatan itu, Ariston juga mengingatkan bahwa kualitas hasil sensus sangat ditentukan oleh profesionalisme para petugas lapangan. Mereka bukan sekadar pencatat data, melainkan representasi negara dalam memastikan setiap informasi yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Karena itu, para peserta pelatihan diminta memahami seluruh materi dengan baik, mulai dari konsep dasar statistik, metodologi pendataan, hingga tata cara pelaksanaan sensus di lapangan.

“Ketelitian, integritas, kejujuran, dan rasa tanggung jawab menjadi modal utama petugas pendataan. Data yang berkualitas hanya bisa lahir dari proses pendataan yang dilakukan secara profesional,” tegasnya.

BPS Siapkan SDM Kompeten

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Samosir, Devita Norani Saragih, menjelaskan bahwa sebanyak 150 peserta mengikuti pelatihan petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026. Seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Samosir yang telah melalui tahapan seleksi secara ketat.

Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 2–5 Juni 2026 dan 8–11 Juni 2026.

Menurut Devita, pelatihan bertujuan membangun kesamaan pemahaman para petugas mengenai standar operasional pendataan, konsep statistik, definisi usaha, hingga teknik pengumpulan data yang sesuai dengan ketentuan BPS.

“Kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki kapasitas dan pemahaman yang sama sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia optimistis para peserta mampu menjalankan tugas dengan baik setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya basis data ekonomi yang kuat sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir di masa mendatang.

Versi ini dibuat dengan gaya berita feature ala media nasional, lebih mengalir, kuat pada nilai pembangunan, serta menonjolkan pentingnya data sebagai fondasi kebijakan publik.***

Baca Juga :
Wabup Sergai Terima Audiensi Sekolah Pascasarjana USU