oleh

Sidak Keberadaan Bantuan Bencana di Gedung Kantor Bupati Tapteng, DPRD Temukan Banyak Bantuan Menumpuk dan Belum Disalurkan

-Daerah-48 views

Sidak Keberadaan Bantuan Bencana di Gedung Kantor Bupati Tapteng, DPRD Temukan Banyak Bantuan Menumpuk dan Belum Disalurkan

TAPTENG.Mitanews.co.id ||


Mendapat banyak laporan dari masyarakat terkait banyaknya bantuan bencana Tapanuli Tengah (Tapteng) yang belum disalurkan dan masih tersempan di gedung baru Kantor Bupati Tapteng, membuat pihak DPRD lakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (25/3/2026) kemarin.

Dari hasil sidak DPRD Tapteng tersebut, ditemukan sejumlah bantuan yang masih menumpuk di bangunan gedung baru kantor Bupati Tapteng tersebut.

“Hari ini kami sidak menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat yang masuk kepada kami terkait bantuan bencana yang belum disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana. Dan setelah kami cek, memang benar masih banyak bantuan yang menumpuk di gedung baru kantor bupati tersebut. Kita tidak tahu apa alasan Pemkab Tapteng belum menyalurkan bantuan tersebut,” jelas anggota DPRD Tapteng dari Fraksi NasDem, Ardino Tarihoran.

Lebih lanjut, Ardino mengungkapkan bhwa adapun jenis bantuan yang mereka lihat dilokasi gedung baru kantor Bupati Tapteng itu, seperti; produk makanan, kebutuhan bayi, springbed, sirup, beras, odol, minyak tawon. Selain itu mereka juga melihat tumpukan kayu olahan yang cukup banyak dan juga angkong atau beko sorong.

“Ada sekitar 21 item yang kami lihat di dalam kontener tersebut. Kita tidak tahu apa alasannya bantuan itu belum disalurkan. Selain itu juga, ditemukan beko sorong atau angkong dengan jumlah banyak. Ada juga kayu yang sudah diolah dan kami duga itu kayu dari banjir bandang kemarin,” ujar Ardino.

Melihat banyaknya bantuan bencana yang belum disalurkan oleh Pemkab tersebut, anggota DPRD Tapteng Musliadi Simanjuntak meminta kepada Pemkab Tapteng agar secepatnya menyalurkan bantuan tersebut, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkannya.

“Saat ini kan musim hujan, banyak masyarakat membutuhkan angkong atau beko sorong untuk membersihkan rumah atau pemukiman warga. Seharusnya alat tersebut sudah disalurkan kepada masyarakat bukan disimpan di sini. Kita nanti akan tanyakan hal ini ke Pemkab Tapteng, kenapa bantuan tersebut belum disalurkan juga,” kata Musliadi.

Musliadi menjelaskan bahwa bantuan produk makanan dan bayi yang belum disalurkan itu bisa berdampak terhadap kualitas makanan. Untuk itu, pihak DPRD mendesak Pemkab secepatnya menyalurkan bantuan makanan tersebut, jangan sampai masa berlakunya kedaluarsa (expired).

Sedangka terkait kayu hasil olahan yang menumpuk, Deni Herman Hulu selaku Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapteng juga meminta Pemkab Tapteng aga transparan dari mana sumber kayu tersebut dan ke mana peruntukannya. Karena dia merasa heran kenapa begitu banyak kayu olahan menumpuk dan berada di bangunan kantor Bupati Tapteng yang baru.

“Kita keget juga melihat banyaknya tumpukan kayu olahan yang ada di sana. Apakah itu kayu yang terbawa banjir yang sudah diolah, atau kayu dari mana. Itu perlu dijelaskan oleh Pemkab Tapteng atau dijelaskan Bupati Masinton agar masyarakat tahu dari mana dan untuk apa kayu tersebut. Karena banyak masyarakat yang membutuhkan kayu untuk membangun rumah mereka,” tegas Deni.

Selanjutnya, Niko Septian Sitompul selaku Ketua Fraksi NasDem DPRD Tapteng menambahkan, bahwa dari hasil sidak mereka tersebut, akan mereka sampaikan kepada pimpinan DPRD Tapteng untuk ditindaklanjuti. Di mana masyarakat masih banyak yang menantikan bantuan, sementara ada bantuan yang belum tersalurkan.

“Kita belum tahu apakah bantuan itu sengaja disimpan atau bagaimana ceritanya. Yang jelas apa yang disampaikan masyarakat bahwa ada bantuan yang belum disalurkan, itu terbukti dari hasil sidak kami. Kita tunggu transparansi dari Pemkab Tapteng, sehingga masyarakat mengetahuinya dengan jelas dan transparan” sebut Niko.***

Baca Juga :
Diduga Tak Mau Paraf SPT Dewan, Ketua Fraksi Gerinda Desak Ketua DPRD Tapteng Laporkan Sekwan ke APH Karena Langgar UU MD3

News Feed