oleh

Wabup Palas Pastikan Pelaksanaan Seleksi P3K Ikuti Prokes

PADANG LAWAS.Mitanews.co.id | Wakil Bupati (Wabup) Padang Lawas (Palas), Sumut, drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MSi meninjau pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), di SMKN 1 Barumun, Selasa(14/09/2021).

Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan seleksi sesuai protokol kesehatan ( Prokes ).

Selain itu , Zarnawi memastikan jumlah peserta yang hadir gelombang pertama ini sesuai dengan jumlah terdaptar sebanyak 957 peserta.

“Alhamdulillah semuanya tampak sudah penuh kesiapan, semoga dari awal sampai akhir penyelenggaran seleksi bisa berjalan lancar dan kondusif dengan tetap mematuhi Prokes ” kata Wabup dihadapan para peserta sebelum memasuki ruangan ujian seleksi di SMKN 1 Barumun.

Wabup juga menjelaskan, seleksi P3K merupakan seleksi Pemerintah RI terkait tuntutan kategori II terhadap guru honorer kedepan dengan membuka ruang untuk menjadi pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Menurut Wabup, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tidak jauh beda dengan PNS, baik tingkat kesejahteraan maupun karier.

Namun demikian, sambungnya, pemerintah daerah menyeleksi calon pegawai yang memilik sumber daya manusia yang handal dan siap pakai untuk bersedia mengabdikan diri sebagai tenaga pendidikan di lingkungan satuan pendidikan.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Palas, Hj Rosida Wati Suriani.S.Pd mengatakan, perharinya jumlah peserta 250 peserta dibagi dalam dua sesi.

“Perharinya setiap sesi diikuti 125 peserta yang dibagi dalam lima ruangan, setiap ruang sebanyak 25 peserta dengan tetap mematuhi Prokes,” terangnya.

Kata Rosida, pelaksaan seleksi P3K berlangsung selama 4 hari mulai 13-15 September 2021.

Kuota yang dibutuhkan untuk tenaga pendidik melalui jalur P3K untuk tahun 2021 sebanyak 904 orang.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Palas memberikan kesempatan kepada calon P3K untuk mengikuti seleksi, khususnya bagi tenaga guru.

Ia menambahkan, seleksi penerimaan P3K sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Seleksi test ujian bagi tenaga guru, sambungnya, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Seleksi itu menggunakan sistem CAT, jadi hasil tes setiap peserta dapat diketahui langsung oleh masing-masing peserta melalui prin out sesuai lokasi ujian, dengan tidak perlu menyiapkan layar/monitor untuk menampil skor.

Disebutkan daftar skor setelah dicetak ditanda tangani dan diupload dan ditempelkan dilokasi ujian untuk memberikan kesempatan peserta memdokumentasikan.

Lanjut Rosida, peserta yang lulus akan diketahui secara langsung, karena sifatnya transparan dan bisa dilihat dipapan pengumuman yang ditempel oleh panitia,” paparnya.

“Untuk hari yang tidak hadir sebanyak lima orang dengan alasan sakit dan positif Covid-19 sehingga ditunda mengikuti seleksi,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraan seleksi, selain melibatkan pihak internal juga panitia seleksi non internal yakni, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumut Indra Hidayat.

Kemudian untuk mengantisipasi pelaksanaan sesuai Prokes sebagaiman Perbup nomor 31 tahun 2019, Seleksi ini melibatkan instansi yang tergabung pada Satgas Covid 19.

Di lokasi , terlihat hadir Kadis Kesehatan dr Ummi Sahara Matondang, Kepala BPBD Abdul Hamit Adi, Kasatpol PP dan Damkar Palas Agus Saleh Saputra Daulay

Kegiatan berjalan sesuai Prokes dengan ditandai adanya jaga jarak dan pakai masker serta kesediaan cuci tangan.
.( Sunardi)

Baca juga : Ratusan Guru Honor di Palas Ikuti Ujian Seleksi P3K Tahap Satu

Komentar

News Feed