oleh

Truk Angkut Sawit Terjun ke Aek Sosa, BMCK: Desain Jembatan Konoko Sudah Siap Dieksekusi

-Daerah-190 views

Truk Angkut Sawit Terjun ke Aek Sosa, BMCK: Desain Jembatan Konoko Sudah Siap Dieksekusi

HURAGI.Mitanews.co.id ||


Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jembatan Konoko Desa Lubuk Bunut, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas), Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Satu unit truk HDX bernomor polisi BB 8882 LK yang mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terjun ke Sungai Aek Sosa dari ketinggian sekitar delapan meter.

Truk yang dikemudikan Riswan Harahap tersebut diketahui membawa sekitar 11 ton TBS sawit dari kawasan Trans Pir Unit III menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk melaju dari arah Trans Pir menuju PKS. Saat melintasi Jembatan Konoko, kendaraan diduga hilang kendali hingga oleng ke sisi kanan jalan, menghantam pembatas jembatan dan terjun ke sungai.

"Truknya tiba-tiba oleng ke kanan, menghantam pembatas jembatan, lalu langsung terjun ke bawah. Suaranya keras sekali. Ketika kami sampai, truk sudah berada di sungai dan sebagian badan kendaraan masuk ke air," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga bersama pengguna jalan lainnya kemudian melakukan evakuasi terhadap sopir. Riswan berhasil dikeluarkan dari dalam kabin dalam keadaan sadar meski mengalami luka di bagian kepala, tangan dan memar di beberapa bagian tubuh. Korban selanjutnya mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Syail, warga Lorong Satu Desa Lubuk Bunut, Kecamatan Hutaraja Tinggi, membenarkan kendaraan tersebut sedang mengangkut TBS sawit dari Trans Pir Unit III menuju PKS PTPN IV.

"Muatan sekitar 11 ton. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah karena truk mengalami kerusakan cukup parah dan sebagian muatan sawit tercebur ke sungai," katanya.

Proses evakuasi kendaraan dilakukan pada Senin (3/8/2026) siang hingga sore hari. Kegiatan evakuasi sempat menyebabkan arus lalu lintas di atas jembatan tersendat akibat banyaknya warga yang memadati lokasi. Setelah kendaraan berhasil diamankan, lalu lintas kembali normal.

Jembatan Konoko selama ini menjadi jalur utama distribusi hasil perkebunan sawit menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi akses penghubung bagi 13 desa di Kecamatan Sosa Timur yang setiap hari dilalui kendaraan masyarakat maupun angkutan bermuatan berat.

Warga menilai kondisi badan jembatan yang relatif sempit, minim penerangan serta licin saat hujan menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Apalagi, setiap hari puluhan truk bermuatan TBS melintasi jembatan tersebut.

Menanggapi hal itu, UPTD Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMCK) Gunung Tua melalui Kepala Seksi Bina Marga, Tua Sagala Hasibuan, mengatakan pihaknya bersama PTPN IV telah membahas rencana pembangunan Jembatan Aek Konoko.

Menurutnya, desain pembangunan jembatan tersebut telah selesai disusun dan saat ini tinggal menunggu penyelesaian pembahasan terkait status inventaris jembatan.

"Sudah dirapatkan pihak dinas dengan PTPN IV. Desain Jembatan Aek Konoko sudah selesai dan siap dieksekusi. Hanya saja saat ini masih dibahas terkait inventaris jembatan," ujar Tua Sagala Hasibuan saat dikonfirmasi MitaNews, Selasa (4/8/2026).

Meski demikian, masyarakat berharap proses administrasi dan pembahasan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan jembatan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Warga khawatir jika kondisi jembatan tidak segera ditangani, kecelakaan serupa akan kembali terjadi mengingat tingginya intensitas kendaraan angkutan hasil perkebunan yang melintas setiap hari.

Peristiwa terjun bebasnya truk pengangkut sawit ke Sungai Aek Sosa ini kembali menjadi pengingat pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pada jalur distribusi hasil perkebunan dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Padang Lawas.***

Baca Juga :
Asrul Daulay Terpilih Aklamasi sebagai Ketua IKAPI Sumut, IAIDU Press Sampaikan Apresiasi dan Dukungan

News Feed