Antusiasme Warga dan Wisatawan Mengalir di Waterfront City Pangururan
SAMOSIR.Mitanews.co.id ||
Malam hiburan rakyat dalam rangka Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir berubah menjadi lautan manusia. Sejak sore hingga larut malam, lebih dari dua ribu warga dan wisatawan memadati Segmen 5 Waterfront City Pangururan, Kamis (26/02).
Ruang publik yang menghadap Danau Toba itu tak hanya dipenuhi alunan musik, tetapi juga denyut ekonomi rakyat yang bergerak serempak.
Stand kuliner dan pelaku UMKM diserbu pengunjung. Aneka jajanan lokal, kopi, hingga olahan andaliman laris manis. Di tengah sorak penonton, transaksi kecil-kecilan menjadi denyut besar ekonomi malam itu. Perayaan bukan sekadar panggung, melainkan etalase geliat usaha warga.
Hadir di tengah masyarakat, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk didampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Asti Marudut Tua Sitinjak.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan bahwa perayaan hari jadi bukan semata hiburan.
> “Samosir adalah rumah kita bersama. UMKM, pariwisata, seni dan budaya adalah modal utama untuk terus mengembangkan pariwisata Samosir,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, antusiasme publik menjadi indikator optimisme daerah.
> “Ini modal besar. Kita bersatu padu, kita rasakan kebahagiaan bersama. Mari kita posting kondisi Samosir yang semakin baik,” ajaknya.
Imbauan pun disampaikan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tetap menjaga keramahan kepada wisatawan.
> “Sambut tamu dengan senyum, sapa, dan salam. Di usia ke-22 tahun ini, kita harapkan Samosir semakin dewasa, semakin maju, dan lebih mapan,” tegasnya.
Panggung Seni dan Musik Menggugah
Malam hiburan dimeriahkan sejumlah artis daerah. Family Voice dan The Boys Trio menghangatkan suasana, sementara Siantar Rap Foundation menutup acara dengan penampilan enerjik yang memukau ribuan penonton. Sorotan lampu panggung berpadu dengan semilir angin Danau Toba, menciptakan atmosfer perayaan yang kental dengan semangat kebersamaan.
Puncak Perayaan 27 Februari
Rangkaian puncak peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir, Jumat (27/02), diawali dengan kebaktian oikumenis sebagai ungkapan syukur. Selanjutnya digelar kolaborasi sanggar seni Samosir, penyalaan lilin dan pemotongan kue ulang tahun, sambutan, serta makan bersama masyarakat sesuai adat Batak.
Momentum ini juga diisi dengan berbagai bentuk apresiasi:
Penyaluran CSR Bank Sumut
Penyerahan piagam sponsor
Penghargaan bagi pegiat budaya
Penyerahan BKB Kit keluarga stunting
Penghargaan bagi pegiat andaliman dan kopi
Malam puncak turut dimeriahkan Nauli Sister, D’Roha Voice, Nabasa Trio, serta penampilan artis band nasional Toton Cariboo dan Ungu. Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan Horas Samosir Fiesta 2026, rangkaian agenda promosi wisata yang disiapkan untuk memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.
Di usia ke-22 tahun, perayaan ini menegaskan satu hal: Samosir tidak hanya bertambah umur, tetapi berupaya bertumbuh. Di panggung hiburan rakyat itu, kebersamaan, ekonomi kreatif, dan identitas budaya berjalan beriringan — menjadi pesan bahwa kemajuan daerah bertumpu pada kolaborasi seluruh elemen masyarakat.***



















