oleh

Listrik Sering Padam, Sokhiatulo Laoli Sampaikan Pesan Masyarakat ke PLTMG Nias

-Daerah, Politik-539 views


Listrik Sering Padam, Sokhiatulo Laoli Sampaikan Pesan Masyarakat ke PLTMG Nias

GUNUNGSITOLI.Mitanews.co.id ||


Beberapa bulan terakhir masyarakat di wilayah kepulauan Nias kerap mengeluhkan pemadaman listrik kepada Caleg DPR RI Dapil II Sumut, Drs. Sokhiatulo Laoli MM.

Menindaklanjuti keluhan itu, Sokhiatulo Laoli kunjungi kantor operasional PLTMG di Jalan Turenda, Desa Dahana, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Jumat, 17 November 2023.

Kunjungan Sokhiatulo Laoli pun disambut baik oleh SHE PLTMG Nias, Jonar Lodewyk bersama Spv. Operasi Fahri Ginting, Spv. Pemeliharaan, Prido Singarimbun, Plant Manager, Taufiq Hidayat, pegawai, Fajri.

Di hadapan Bupati Nias dua periode, tahun 2011–2016 dan 2016–2021, Jonar sebagai SHE PLTMG Nias menjelaskan bahwa di Kepulauan Nias pembangkit daya listrik (Power) sudah cukup memadai dan masih sekira 40 persen yang tersalurkan dari yang sudah tersedia.

Kalau urutan penyalurannya, PLMTG ibarat orang dapur menyiapkan bagaimana listrik itu dapat dibangkitkan. Kemudian, disalurkan oleh transmisi untuk disalurkan ke tali induk dan baru dialihkan ke masyarakat pihak jaringan ULP3 Nias.

"Kalau dari pembangkit memang semuanya sistim itu harus dipelihara untuk menjaga kendala. Tapi, tetap mempertimbangkan kebutuhan sistim, "Jelasnya.

Selain itu, ada juga pemeliharaan dari sisi jaringan untuk dipelihara beberapa hari sehingga butuh pemadaman dan pada masa pemeliharaan sudah diagendakan serta diperpetakan.

" Itu sebabnya beberapa hari ini kita mengalami pemadaman di beberapa sisi daya walaupun tidak menyeluruh untuk padam dan yang lebih jelasnya adalah bagian jaringan dan kalau kami hanya bagian sisi pembangkit, " ucap Jonar.

Lebih lanjut, Jonar menuturkan bahwa pihak PLN terkadang mengalami gejala alam diluar kendali manusia. Apalagi, dalam beberapa bulan terakhir ini cuaca sangat exstrim seperti hujan deras, Petir dan pohon tumbang sehingga mengakibatkan padam semuanya.

"Hal-hal seperti ini sering terjadi, akhirnya padam dan butuh waktu untuk menelusuri dimana wilayah titik gangguan tersebut, " sambungnya.

Sokhiatulo Laoli pun memastikan bahwa PLN jelas cukup dari sisi pembangkit daya listrik (power) yang dimiliki saat ini sebesar 75 Mega Watt dan itu sudah sangat memadai untuk kebutuhan konsumen.

Sekarang bagaimana cara bagian power langsung dengan distribusi jaringan sehingga bisa terpenuhi harapan masyarakat baik yang masih belum masuk jaringan. Padahal, akses jalan sudah ada.

" Yang sudah masuk jaringan saja sering bermasalah karena sering padamnya lampu dan jangan sampai disalahkan pihak PLN bahwa kekurangan power tapi persoalannya pada mekanisme dan teknik dilapangan, " ucap Caleg Demokrat nomor Urut 10 Dapil Sumut II ini.

Menurutnya, alangkah baiknya bagian Power, pengatur beban dan distribusi jaringan harus ada koordinasi diantara itu. Nah, kalau umpamanya ada masalah masalah pemadaman hanya beberapa jam karena adanya pemeliharaan dan tidak mungkin itu berhari hari.

"Itulah yang kita usahakan dalam hal ini supaya tidak terlalu banyak keluhan masyarakat tentang jaringan listrik ini dan harusnya juga diedukasi masyarakat diedukasi termasuk bagaimana agar bisa legowo kalau ada pohon yang tumbang untuk terus membantu bukan mempersulit, " pungkas Sokhiatulo.(ad)***

Baca Juga :
Mantan Kepsek SMP Negeri 3 Binjai Klarifikasi Dugaan Dana BOS Fiktif

News Feed