oleh

Misro Bantah dan Mengklarifikasi

-Peristiwa-222 views

SERGAI.Mitanews.co.id
Disinggung soal proyek, Misro Kepala desa (Kades) Suka Jadi, Misro ancam pukul wartawan dengan sepotong papan dan batu koral.

Pengancaman itu terjadi, saat dua orang wartawan lokal berinisial SBH (42) dan DN (30) mau mengkonfirmasi terkait proyek pembangunan irigasi (Lening) yang berada didusun I Desa Suka Jadi Kecamatan Perbaungan, Selasa (29/11/2022).Demikian disampaikan SBH di Grub Akun Watshapp para wartawan,Rabu (30/11/2022) pukul 09.41 WIB.

Disebutkan,berdasarkan, informasi dari pekerja yang juga warga setempat mengatakan bahwa proyek pembangunan irigasi (Lening) CV Yuda Pratama diduga milik oknum Kades Suka Jadi Misro.

Namun, saat dikonfirmasi terkait proyek itu, Kades Suka Jadi Misro tersulut emosi karena sudah banyak wartawan yang datang kerumahnya.

Kemudian Kades Misro mengambil sepotong papan panjang berukuran kurang lebih 1 meter dari halaman rumahnya.

"Kalau gak ini saja sama kalian," kata Kades Misro sambil mengarahkan sepotong papan yang dipegangnya kearah kedua wartawan tersebut.

Bahkan pengancaman itu juga terjadi pada wartawan berinisial DN (30), karena kesalnya, dicecar sejumlah pertanyaan oleh wartawan.

Kades Misro pun menarik salah satu lengan tangan kanan wartawan berinisial DN (30) dan membawanya jalan menuju ke lokasi proyek yang hanya berjarak 30 meter dari kediamannya.

Setibanya dilokasi, Misro mengambil sebuah batu koral yang berada dilokasi proyek dan mengancam akan memukulkan batu koral itu ke arah kepala wartawan berinisial DN tersebut.

"Atau batu ini aja sama kau," kata Kades Misro. Sambil mengarahkan batu itu ke arah kepala DN.

Namun, DN menipis dan mengambil batu itu dari genggaman tangan Kades Suka Jadi Misro.

"Cuma tanya gini saja, pak Kades sampai mau mengancam mukul," kata DN.

Merasa terancam dengan pemukulan itu, kedua wartawan ini pun membuat laporan resmi ke Mapolres Sergai yang tertulis berdasarkan Nomor LP/B/913/XI/2022/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut.

Kasat Reskrim AKP Made Yoga SIK, membenarkan telah menerima laporan pengancaman tersebut.

"Perkara ini masih dalam lidik, dan terus kami dalami dengan memanggil para saksi." kata AKP Made Yoga.

Sementara Kades Suka Jadi ,Misro saat dikonfirmasi sejumlah wartawan saat berada di Kantor Camat Perbaungan ,Rabu (30/11/2022),membantah kalau dirinya mengancam wartawan yang dimaksud.Dengan bahasa jawa,Misro mengklarifikasi kejadian menurut versinya.

"Sore sekitar pukul 17.00 WIB Surya dan Darma (HBS-DN) sepulang mengait,mereka datang dengan dalih silaturahmi dan mengatakan "ini proyek Kades"?" karena kata warga ini proyek pak Kades",ucap ujar Misro sembari menirukan ucapan wartawan yang menemuinya.

Karena memang bukan proyek yang bersangkutan, Misro pun membantah dengan mengatakan "enggak".Bahkan ketika disebut warga yang mengatakan ini proyeknya Misro tetap membantah.

Karena disebut warga yang mengatakan,bersama wartawan Misro menemui Lilik nama panggilan warganya yang disebut mengatakan bahwa itu adalah proyek Kades.Namun saat ditanya Kades,Lilik mengatakan tidak.

Mendengar jawaban Lilik ,lanjut Misro kedua wartawan tersebut seolah menekan warga dengan mengatakan " katanya tadi proyek Kades".Lalu ditimpali Lilik "Aku enggak tahu persis",ujar Misro lagu menirukan Lilik.

Misro mengakui datang kelokasi proyek sebagai kapasitas Kepala Desa yang ingin melihat dan mengawasi proyek itu.

Ketika ditanya wartawan soal pengancaman,Misro membantah.

"Tidak ada mau memukul atau melempar batu.Aku hanya bilang kalau tidak percaya,itu batu kan kuat dan keras,kalau itu proyekku, pukulkan batu itu ke kepalaku", bilang Misro.(mn.44).

Baca Juga : Banjir Surut, Bupati Sergai Tinjau Kondisi Logistik dan Kesehatan Warga

News Feed