Musrenbang RKPD, Mendagri Apresiasi Indikator Pembangunan di Sumatera Utara
MEDAN.Mitanews.co.id ||
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi atas indikator pembangunan di Sumatera Utara dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai angka 76,47.
Hal tersebut diutarakan Tito Karnavian saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu 22 April 2026.
" Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut mencapai angka 76,47, melampaui angka nasional sebesar 75,90," ujar Mendagri.
Meski demikian, Mendagri memberikan catatan kritis agar pemerintah daerah tidak terjebak pada angka rata-rata dan meminta Gubernur serta para Bupati/Wali Kota untuk lebih teliti melihat data secara detail hingga tingkat kecamatan dan desa demi pemerataan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri berharap Musrenbang ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan menjadi batu pertama yang kokoh bagi pelaksanaan pembangunan tahun 2027 agar berjalan dengan baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam sambutannya memfokuskan arah pembangunan daerah pada enam basis utama yang menjadi fondasi transformasi Sumut ke depan.
Enam basis tersebut meliputi akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.
Bobby menekankan bahwa keenam poin ini merupakan kunci untuk memastikan Sumatera Utara tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan global dan mampu mengoptimalkan kekayaan sumber daya lokal bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyerahkan penghargaan kepada delapan kepala daerah di Sumatera Utara atas kepedulian dan komitmen kemanusiaan dengan menghibahkan dana Transfer ke Daerah kepada daerah yang terkena bencana.
Pemerintah Kabupaten Sergai sendiri menghibahkan sebagian dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp25 miliar untuk membantu penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemkab Sergai, di antaranya Sekdakab Suwanto Nasution, SPd, MM, Kepala Bapperida Romian Parulian Siagian, S.STP, M.Si, serta jajaran kepala OPD terkait.
Selain mendengarkan arahan Mendagri, delegasi Pemkab Sergai juga aktif dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) bersama narasumber dari berbagai kementerian dan akademisi.
Hal guna memastikan setiap perencanaan di Kabupaten Sergai selaras dengan prinsip pembangunan tahun 2027 yang berbasis data, efisien, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.***
Baca Juga :
Hibahkan TKD 25 M ke Pidie Jaya, Bupati Darma Wijaya Terima Penghargaan dari Mendagri



















