oleh

Pemkab Abdya Dorong Pemenuhan Hak Anak melalui Deklarasi Sekolah Ramah Anak

-Daerah-63 views

Pemkab Abdya Dorong Pemenuhan Hak Anak melalui Deklarasi Sekolah Ramah Anak

ABDYA.Mitanews.co.id ||


Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus mendorong pemenuhan hak anak di lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi dan deklarasi Sekolah Ramah Anak di SMA Negeri Unggul Harapan Persada, Kamis(23/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Abdya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin. Turut hadir perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Aceh, Amrina Habibi, SH, MH, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPMP4 Abdya, Julisna, SE, pihak sekolah, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin menegaskan bahwa Sekolah Ramah Anak merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang yang harus menjamin keamanan dan kenyamanan bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan Sekolah Ramah Anak harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari tenaga pendidik, siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar. Diperlukan komitmen bersama agar nilai-nilai perlindungan anak dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Program Sekolah Ramah Anak merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak. Program ini bertujuan memastikan terpenuhinya hak anak di bidang pendidikan, termasuk hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan.

Sementara itu, Kepala Bidang PPA DPMP4 Abdya, Julisna, SE, mengajak seluruh pihak di sekolah untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.

“Kami berharap melalui deklarasi ini, seluruh komponen sekolah dapat berkomitmen menciptakan suasana yang mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikologis,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Sekolah Ramah Anak tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas, tetapi juga dari sikap dan perilaku seluruh warga sekolah dalam menghormati hak-hak anak.

Kegiatan ini ditutup dengan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan SMA Negeri Unggul Harapan Persada sebagai Sekolah Ramah Anak, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Aceh Barat Daya sebagai Kabupaten Layak Anak.***

Baca Juga :
DPRD Tapteng Laporkan Dugaan Penimbunan Bantuan Bencana Hingga Beras Membusuk

News Feed