oleh

Squash Riau Tak Mau Lagi Jadi Pelengkap, Nurlia Canangkan Era Kebangkitan

-Daerah-68 views

Squash Riau Tak Mau Lagi Jadi Pelengkap, Nurlia Canangkan Era Kebangkitan

PEKANBARU.Mitanews.co.id ||


Kepemimpinan baru di tubuh Persatuan Squash Indonesia (PSI) Riau membawa harapan baru bagi kebangkitan prestasi cabang olahraga squash di Provinsi Riau.

Setelah resmi dilantik sebagai Ketua PSI Riau periode 2026–2030, Dr. Hj. Nurlia, SH, MH, langsung memasang target untuk mengembalikan daya saing atlet squash Riau di tingkat nasional.

Target tersebut sejalan dengan upaya organisasi untuk membangun kembali sistem pembinaan atlet yang dinilai menjadi kunci lahirnya prestasi berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, squash Riau belum mampu menunjukkan pencapaian yang menonjol sebagaimana pernah diraih pada masa-masa sebelumnya.

Pelantikan Pengurus Provinsi PSI Riau periode 2026–2030 berlangsung di Gedung Maharatu, Pekanbaru, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Pengurus Besar Squash Indonesia, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Helmi D, unsur Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, KONI Riau, pemerintah kabupaten dan kota, serta sejumlah pengurus cabang olahraga.

Dalam sambutannya, Nurlia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru tidak hanya berorientasi pada aktivitas organisasi, tetapi juga berfokus pada peningkatan kualitas pembinaan atlet untuk mengejar kembali prestasi yang sempat menjadi kebanggaan Riau.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Namun, dengan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, target untuk mengangkat kembali prestasi squash Riau dinilai dapat diwujudkan.

"Amanah ini berat, tapi saya yakin tidak akan berjalan sendiri. Sinergi bersama Pemprov Riau, KONI, pelatih, orang tua atlet, sponsor, dan seluruh pengurus sangat kami harapkan," kata Nurlia usai pelantikan.

Ia mengatakan, squash Riau memiliki modal sejarah prestasi yang cukup kuat.

Karena itu, kepengurusan baru akan menitikberatkan perhatian pada pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari pencarian bibit muda hingga peningkatan kualitas atlet yang sudah ada.

Selain itu, organisasi juga berupaya memperluas pembinaan di daerah-daerah agar regenerasi atlet dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

Nurlia optimistis dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat olahraga akan menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut.

"Dengan dukungan semua pihak, kami ingin pembinaan atlet berjalan lebih maksimal sehingga mampu mengharumkan nama Riau di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PB Squash Indonesia, Max Sumantri, berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan semangat baru dalam pengembangan squash di Riau.

Menurut dia, keberhasilan organisasi olahraga tidak hanya diukur dari raihan medali, tetapi juga dari kemampuan membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan.

"Pengurus yang baru harus mampu membangun pembinaan yang berkelanjutan serta memperkenalkan squash lebih luas kepada masyarakat," kata Max.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Riau, Khairul Fahmi, mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembinaan atlet dan tata kelola organisasi.

Menurut dia, organisasi yang sehat akan menjadi fondasi bagi lahirnya prestasi olahraga yang berkelanjutan.

"KONI berharap Squash Riau dapat memenuhi harapan masyarakat, baik dari sisi administrasi organisasi maupun pencapaian prestasi atlet," ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Nurlia, Squash Riau kini memulai langkah untuk kembali memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi.

Harapan untuk melihat atlet-atlet Riau kembali bersaing di level nasional menjadi target yang ingin diwujudkan dalam empat tahun ke depan. ***

SUSUNAN PERSONALIA PENGURUS PROVINSI SQUASH INDONESIA RIAU MASA BAKTI 2026–2030 (SK Nomor: 0429/PB.Squash-INA/VI/2026 tanggal 4 Juni 2026):

DEWAN PENASEHAT
1. Gubernur Riau
2. Kadispora Provinsi Riau
3. Ketum KONI Provinsi Riau

DEWAN PEMBINA
1. Adizar, SE, MM
2. Dr. Mardianto Manan, MT

KETUA UMUM: Dr. Hj. Nurlia, SH, MH
SEKRETARIS UMUM: Rahmad Diyanto, M.Pd
BENDAHARA UMUM: dr. Desi Nurviawati
WAKIL BENDAHARA UMUM: Nuraini J
WAKIL KETUA I (ORGANISASI): Kurniawan
WAKIL KETUA II (BINPRES): Devi R Daud
WAKIL KETUA III (SARANA DAN PRASARANA): Leni Marlina, SST, M.K.M
WAKIL KETUA IV (SPONSOR, PENDANAAN & MEDIA): Drs. John Pieter Simanjuntak, MT

BIDANG I (ORGANISASI)
KOORDINATOR BIDANG ORGANISASI: Dr. Masrur ZN, M.Pd
ANGGOTA:
Afriyanto
Elly Suryani, S.H
Arfa Adha, S.Pd., M.Pd
Aidil Syaputra, S.Pd., M.Pd
Sabri Nur Fadilah

BIDANG II (BINPRES)
KOORDINATOR BIDANG BINPRES: Yuliazani, S.Pd. M.Pd

KOORDINATOR BIDANG PERWASITAN: Ade Rendra, S.Pd

BIDANG III (SARANA PRASARANA)
KOORDINATOR BIDANG SARPRAS: Yon Faizal
ANGGOTA: Ir. Achmad Sayuti, M.Eng

BIDANG IV (SPONSOR, PENDANAAN & MEDIA)
KOORDINATOR BIDANG SPONSOR, PUBLIKASI & MEDIA: Anugerah Baginda Harahap
ANGGOTA:
Renny Suryany, SE
Shabrina Ulfa.***

Warisan Kebaikan Pendiri ALS Terus Hidup, Chandra Lubis Sambut Jamaah Haji Kloter 5 dengan Nasi Kotak untuk Semua

News Feed