Suasana Duka Selimuti Kediaman Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian PBB
SERGAI.Mitanews.co.id ||
Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman keluarga almarhum Praka Rico Pramudia di Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa 28 April 2026 malam.
Prajurit TNI tersebut gugur saat menjalankan misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di luar negeri.
Peti jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 23.51 WIB dengan balutan Bendera Merah Putih. Prosesi kedatangan berlangsung khidmat, diiringi suasana haru yang menyelimuti keluarga serta warga yang telah menanti sejak malam.
Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans dan dibawa menuju tempat persemayaman. Isak haru tak terbendung, terlebih saat anggota keluarga terdekat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kedatangan jenazah Praka Rico turut dikawal iring-iringan kendaraan dari Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Prosesi tersebut juga dihadiri oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, bersama sejumlah perwira tinggi TNI lainnya serta rekan sejawat almarhum yang tergabung dalam misi UNIFIL.
Dari lokasi terlihat, ratusan prajurit TNI, Polri, serta masyarakat sekitar memadati rumah duka. Kehadiran mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam. Upacara tersebut akan dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Praka Rico Pramudia meninggalkan seorang istri dan seorang putra yang masih balita. Kepergiannya menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan masyarakat luas.
Diketahui, almarhum yang kini dianugerahi kenaikan pangkat anumerta menjadi Kopral Dua (Kopda) merupakan prajurit Kompi A Yonif 114/Satria Musara Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda.
Ia telah mengabdikan diri sebagai prajurit TNI sejak tahun 2015.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Praka Rico gugur pada 24 April 2026 akibat serangan tank militer Israel di wilayah Lebanon Selatan saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian dunia.
Kepergian almarhum menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi prajurit TNI dalam menjaga perdamaian internasional. Dedikasi dan pengorbanannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.***
Baca Juga :
Doktor Baharuddin Siagian Perkuat Kepemimpinan Berbasis Ilmu
