oleh

Uji Transparansi Proyek Nasional di Samosir, Konsultan Tunjukkan Langsung Standar Teknis Pembangunan Jembatan Sigarantung–Huta Ginjang

-Daerah-75 views

Uji Transparansi Proyek Nasional di Samosir, Konsultan Tunjukkan Langsung Standar Teknis Pembangunan Jembatan Sigarantung–Huta Ginjang

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Komitmen terhadap keterbukaan informasi dan mutu pekerjaan ditunjukkan dalam pelaksanaan proyek pembangunan jembatan nasional ruas Sigarantung–Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Senin (25/05/2026), sejumlah jurnalis dari berbagai media turun langsung ke lokasi proyek guna melakukan konfirmasi lapangan terkait progres pembangunan serta standar teknis pekerjaan konstruksi yang tengah berjalan.

Tim jurnalis terdiri dari Hotman Siagian dari PrestasiReformasi.com dan MitaNews.co.id, Boris Situmorang dari Sinar24Jam.com, serta Mikanor Sitohang dari ArtahNews.com. Kehadiran wartawan disambut langsung oleh konsultan pelaksana teknik bermarga Panggabean bersama pihak konsultan pengawas proyek.

Dalam dialog di lokasi, wartawan mempertanyakan sejauh mana progres pekerjaan berlangsung, termasuk metode pencampuran material beton bore pile yang digunakan dalam pembangunan pondasi jembatan.

Menjawab hal tersebut, pihak konsultan pelaksana dan konsultan pengawas secara terbuka memperlihatkan proses teknis pekerjaan di lapangan. Mesin electronic batching mixer dioperasikan langsung di hadapan tim media untuk menunjukkan sistem pencampuran material beton yang digunakan pada proyek tersebut.

Panggabean menjelaskan bahwa sistem kerja dilakukan secara mekanis dan terukur, bukan secara manual. Mesin batching mixer yang digunakan memiliki sistem pengukuran elektronik sehingga seluruh komposisi material dapat dihitung secara akurat sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.

“Seluruh pekerjaan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dalam satu kali putaran mesin berkapasitas sekitar 3,5 meter kubik, material yang digunakan terdiri dari semen, pasir, batu split, serta bahan tambahan admixture untuk menjaga mutu beton,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa material yang digunakan telah melalui pengujian laboratorium di Politeknik Negeri Medan untuk mendapatkan standar Job Mix Formula (JMF) dan Job Mix Design (JMD) sebelum diaplikasikan di lapangan.

Setelah proses pencampuran, tim teknis melakukan slump test guna memastikan kualitas dan tingkat kekentalan beton. Hasil pengujian berada pada kisaran standar 55–65 milimeter dan disaksikan langsung oleh konsultan pengawas serta tim laboratorium sebelum proses pengecoran bore pile dilakukan.

Lebih lanjut, Panggabean memaparkan bahwa pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dimulai dari pekerjaan pondasi abutment satu dan abutment dua. Setelah pondasi selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan girder, pelat lantai jembatan, hingga struktur baja utama.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 80 meter dan lebar 11,90 meter. Selain mendukung konektivitas transportasi, jembatan tersebut juga dirancang memiliki nilai estetika budaya melalui pemasangan ornamen gorga pada sisi parapet pejalan kaki di kanan dan kiri jembatan.

Pihak konsultan pengawas menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh tahapan pekerjaan masih berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan.

“Dari hasil pengawasan lapangan, seluruh item pekerjaan masih memenuhi standar pelaksanaan sesuai dokumen perencanaan proyek,” ujar pihak konsultan pengawas.

Atas keterbukaan tersebut, para jurnalis memberikan apresiasi terhadap sikap transparan pihak pelaksana proyek dalam menjelaskan detail teknis pekerjaan secara langsung di lapangan.

Selain meninjau proyek jembatan, wartawan juga menyoroti kondisi badan jalan nasional yang berada sekitar 200 meter dari titik pembangunan jembatan dan sebagian telah mengalami abrasi serta longsor.

Para jurnalis berharap pemerintah dapat segera melakukan penanganan terhadap titik rawan tersebut dan mempertimbangkan pelibatan perusahaan pelaksana proyek jembatan, mengingat peralatan dan tenaga teknis masih berada di lokasi yang sama.***

Baca Juga :
Polres Sergai Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Hasil Ungkap Kasus Narkotika

News Feed