oleh

Warga Sukacita Sambut Safari Ramadhan Golkar Tapsel di Bandar Tarutung

-Politik-1,095 views

Tapsel.Mitanews.co.id | Warga Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, menyambut baik safari Ramadhan Partai Golongan Karya (Golkar) Tapanuli Selatan (Tapsel) di Masjid Baiturrohim.

"Terimakasih telah kunjungi desa kami. Ini suatu kehormatan bagi kami," kata Kepala Desa Bandar Tarutung Sulhan Sihombing, Jumat (7/4/2023).

Menurutnya, kunjungan Ketua Golkar Tapsel H. Rahmat Nasution ini semakin istimewa, karena keikutsertaan Bupati Tapsel dua periode (2010-2015 dan 2016-2021), H. Syahrul M. Pasaribu.

"Kami sangat bangga di bulan Ramadhan penuh berkah ini dikunjungi dua sosok pemimpin yang telah menghadirkan perubahan besar terhadap kondisi infrastruktur di desa kami," ujar Sulhan.

Ia menyebut, geliat pembangunan terasa begitu kencang di masa kedua tokoh Tapsel tersebut memimpin. H. Rahmat Nasution sebagai Ketua DPRD dan H Syahrul Pasaribu Bupati Tapsel.

"Kami merasa, berkat kolaborasi dan sinergitas yang baik di antara bapak berdua inilah, terjadi percepatan pembangunan di desa kami. Bapak berdua tahu betul kebutuhan rakyat," sebutnya.

Penilaian serupa diutarakan Tokoh masyarakat Bandar Tarutung, Mhd. Nahrowi. Menurutnya, tak sekedar mewujudkan pembangunan, keduanya juga kerap hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Apalagi pak Syahrul di saat masih Bupati. Sering datang dan melintasi desa kami tanpa diketahui. Begitu pedulinya beliau kepada kami, sehingga cari tahu sendiri apa kesulitan kami," kenangnya.

Maka tidak heran, kata Nahrowi, sosok Syahrul Pasaribu sangat dikenal oleh masyarakat karena gaya kepemimpinannya yang merakyat. Warga sering bertemu dan disapa langsung Syahrul.

"Sedikit sekali figur pejabat seperti pak Syahrul dan pak Rahmat di Tapsel ini. Mau mendengar keluhan warga lalu mencarikan solusinya, dengan gaya komunikasinya yang bersahaja," ujarnya.

Terbiasa dengan pola kepemimpinan seperti itu, Nahrowi merasa suasananya kini agak berubah. Setelah Tapsel tidak lagi dipimpin Syahrul dan Rahmat, pembangunan cenderung melambat.

"Setelah pak Syahrul pensiun, kami merasa ada perlambatan pembangunan. Bahkan, jalan yang dulu bapak bangun, kini kondisinya mulai rusak dan tidak ada perawatan sama sekali," keluhnya.

Intensitas keakraban antara pemerintah dengan masyarakat juga Nahrowi rasakan berubah total. Belum pernah ada momen bagi warga untuk bisa berkeluh kesah langsung kepada pemimpinnya.

"Bukan maksud membandingkan dengan masa pak Syahrul memimpin, tapi memang fakta dan kenyataannya jauh berbeda. Baik pembangunan maupun interaksi sosial dan keagamaan tak lagi seperti dulu," nilainya.

Nahrowi pun berkeinginan, meski sudah tak lagi menjabat Bupati, Syahrul Pasaribu harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat layaknya orangtua yang senantiasa mengayomi anaknya yang diamini seluruh jemaah yang hadir.

Syahrul Pasaribu harus terus mengabdikan diri kepada rakyat. Agar pengabdian itu terlaksana secara formal, Nahrowi pun mendorong Syahrul mencalon DPR RI di pemilu 2024 mendatang.

Tak hanya siap mendukung, masyarakat Bandar Tarutung juga akan memberitahu saudaranya di Tapsel dan sekitarnya, bahwa Syahrul adalah pemimpin yang amanah dan tidak lupa rakyat.

"Pak Syahrul ini bukan tipikal orang yang begitu duduk lupa akan amanah dan janjinya. Sepuluh tahun memimpin Tapsel, karya nyatanya sudah terbukti dan dinikmati warga saat ini," ujarnya.

Kepada Ketua Golkar Tapsel, Rahmat Nasution, Nahrowi meminta dan mendorong pemkab mewujudkan percepatan berbagai program pembangunan, karena sangat mempengaruhi kehidupan warga.

"Seperti yang tadi kami sampaikan pak, program pembangunan di dua tahun belakangan ini agak tersendat bahkan hampir tidak ada. Tolong pak Rahmat kawal dan perjuangkan itu," pintanya.

Ketua DPD Golkar Tapsel, H. Rahmat Nasution menjelaskan, sesungguhnya sudah ada beberapa alokasi anggaran untuk pembangunan di Kecamatan Angkola Sangkunur, ditampung di APBD 2022.

"Salah satunya, seharusnya pada tahun kemarin Jalan Nasional-Batu Godang sudah terbangun. Karena memang dana senilai Rp2,5 miliar sudah ditampung pada APBD untuk pembangunannya," jelasnya.

Hanya saja, kata Rahmat, pembangunannya tak dikerjakan tanpa alasan yang jelas. Alhasil, dana untuk pembangunan jalan itu, berikut kegiatan pembangunan lainnya di Tapsel menjadi SILPA.

Akibat banyaknya program pembangunan yang sudah ditampung tapi tidak dikerjakan, terjadi SILPA Rp344 miliar lebih di tahun anggaran 2022. Uang yang seharusnya bisa mendorong pertumbuhan perekonomian di Tapsel justru menganggur di rekening Pemkab Tapsel.

"Faktor ini jugalah yang mungkin membuat IPM (Indeks Pertumbuhan Manusia) Tapsel di tahun 2022 turun ke rangking 22 dari 21, dilangkahi Kabupaten Padang Lawas Utara," ujar Rahmat.

Tidak lagi bermitra kerja dengan Bupati Syahrul Pasaribu karena harus purna bakti di Februari 2021 lalu, menurut Rahmat, membuat usulan dan realisasi program pembangunan mandek.

"Dulu, tanpa berkoordinasi dengan pak Syahrul, DPRD sering memasukkan berbagai kegiatan pembangunan di Dapil masing-masing. Karena kami tahu, sepanjang itu untuk kebaikan rakyat, pak Syahrul tidak akan keberatan," kenangnya.

Sehingga, kalau kemudian warga merasa telah terjadi perubahan drastis dalam pembangunan, kata Rahmat, pihaknya juga merasakan hal itu. Tak heran pula, Tapsel kini alami kemunduran dalam beberapa hal.

"Seperti prevalansi stunting (gizi buruk) Tapsel di tahun 2022 kemarin. Dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, kita menjadi yang tertinggi. Ini sangat memalukan bagi Tapsel," sebut Rahmat.

Ke depan, lanjut dia, jika ini tidak ada evaluasi dan perbaikan serius, sangat memungkinkan Tapsel akan semakin terdegrasi dan semakin mundur. Padahal dulu, Tapsel jadi role model bagi daerah di Tabagsel bahkan di Sumatera Utara.

Bagi Rahmat, meski tak sepenuhnya sempurna, pada kenyataannya wajah Tapsel berubah total di masa Golkar jadi partai penguasa dan kepala daerahnya pun merupakan politisi Golkar tulen.

"Ini fakta yang tidak terbantahkan serta bukan klaim yang dibuat-dibuat tanpa data. Kita semua saksi sejarah bagaimana dulu Golkar didukung stakeholder lainnya begitu gencar membangun Tapsel. Termasuk Jalan Nasional Koridor Pantai Barat yaitu dari Jembatan Trikora Batangtoru-Rianiate-Batu Mundom/Batas Madina," ungkap Ketua DPRD dua periode itu.

Rahmat ingin, masa-masa itu kembali terulang. Karenanya bersama masyarakat menangkan Partai Golkar di pesta demokrasi 2024 mendatang ini. Salah satunya menghantar Syahrul ke DPR RI.

"Kita yakin, bila nantinya pak Syahrul duduk di Senayan, kursi DPRD Tapsel dinominasi Golkar, laju pembangunan di daerah kita akan kembali terwujud. Mari cerdas tentukan pilihan," ajaknya.

Sementara itu, Syahrul Pasaribu berterimakasih atas sambutan hangat warga Bandar Tarutung. Baginya, kembali berada di tengah-tengah dan berbaur dengan masyarakat sangat bermakna.

"Berada di tengah-tengah warga dan menyerap keluh kesah mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan saya sehari-hari. Ini saya lakoni ada jabatan atau tidak," ungkapnya.

Syahrul juga berterimakasih atas dorongan dan dukungan masyarakat yang minta mencalon ke DPR RI. Hal itu sejalan dengan penugasan dari partainya agar ikut berkompetisi di pemilu 2024.

"Oleh pimpinan Partai Golkar, saya memang ada diperintah untuk maju di pemilu nanti. Sebagai kader yang baik kita patuh atas keputusan itu. Tentu partai ada pertimbangan khusus untuk itu," ujarnya.

Kepada seluruh warga Bandar Tarutung, Syahrul menekankan agar tetap menjaga kekompakan. Harmoni yang selama ini sudah terjalin, Syahrul minta agar selalu dirawat warga dengan baik.

Di Masjid Baiturrohim, selain silaturahmi Syahrul bersama jemaah buka puasa bersama. Ia juga menyahuti keinginan warga untuk pembangunan pagar masjid desa itu dengan memberi bantuan.

Sebanyak Rp15 juta yang merupakan bagian zakat mal (zakat harta) pribadi dan keluarga, Syahrul serahkan kepada pengurus BKM Masjid Baiturrohim untuk digunakan sesuai peruntukan.

Golkar Tapsel, H. Rahmat Nasution didampingi Ketua Komisi B DPRD Tapsel yang juga anggota FPG, Zulkarnain Dalimunthe, menyerahkan kain sarung shalat ke seluruh jemaah yang hadir. [mn 11]

Baca Juga :
Wali Kota Sibolga Diminta Pecat Oknum Guru PNS Yang Menikah Lagi Tanpa Izin

News Feed