Kadis Pendidikan Palas Sebut Ruang Belajar Beratap Rusak di SDN 0172 Lembah Binubu Tidak Layak Digunakan
PADANG LAWAS.Mitanews.co.id ||
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Mulyadi Hasibuan SPd, menegaskan bahwa ruangan beratap rusak yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 0172 Lembah Binubu, Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, tidak layak digunakan sebagai ruang pembelajaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi menanggapi temuan kondisi salah satu ruangan di sekolah tersebut yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap, namun masih digunakan oleh siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar.
"Hasil pengecekan kami melalui bidang sarana dan prasarana menunjukkan bahwa ruangan itu bukan rombongan belajar (rombel) dan memang kondisinya tidak layak," kata Mulyadi saat ditemui wartawan Mitanews di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, penggunaan ruangan tersebut diduga disebabkan jumlah siswa yang melebihi kapasitas rombongan belajar yang telah diatur dalam ketentuan pemerintah.
"Mengenai rombel itu sudah ada Perbup dan peraturan kementerian. Tidak boleh siswa dalam satu rombel lebih dari 28 siswa. Ada kemungkinan siswa berlebih sehingga dialihkan ke ruangan itu," ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi atap bangunan mengalami kerusakan pada sejumlah titik. Beberapa lembar seng tampak berlubang dan terbuka, sementara bagian rangka atap terlihat mengalami kerusakan sehingga cahaya matahari masuk ke dalam ruangan melalui celah-celah yang ada.
Meski demikian, aktivitas belajar mengajar masih berlangsung dan ruangan tersebut tetap digunakan oleh guru maupun siswa.
Mulyadi mengaku akan segera memanggil kepala sekolah untuk meminta klarifikasi terkait penggunaan ruangan yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan tersebut.
"Terima kasih atas informasinya, segera akan kita panggil kepala sekolahnya," tegasnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena selain berpotensi mengganggu proses belajar mengajar, kerusakan pada bagian atap juga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik apabila tidak segera ditangani.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Padang Lawas segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas pendidikan tersebut agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman.***
Baca Juga :
Dinsos Palas Turun Tangan, Keluarga Putri Elisyah Penderita Leukemia Akan Diasesmen




















